OtoInfo.Id-Diklaim oleh Ari Setyawan punggawa V-Reinz racing bahwa basic power Jupie 130TU milik VRG (Vincent Racing Gallery) tembus 7,8 detik. Yes! Seperti yang dikabarkan sebelumnya bahwa pada Final Kawahara IRC IDC di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta (11/11) besok, Vincent Wijaya bakal menurunkan senjata andalan terbaru di kelas bebek 130 TU. Jupie ini langsung fenomenal dengan rangka model terbaru di custom langsung oleh VRG.
Belakangan diketahui, VRG berkolaborasi alias ada kerjasama dengan Tryto milik Tryto Anwar. Nama Tryto yang identik dengan hajatan Sera di Sentul memang mulai membidik event hajatan Erdeve Racing Organizer Indonesia (EROI) ini.

BACA JUGA : Hadir Jupie 130 TU VRG, Pakai Rangka Tak Biasa!
BACA JUGA : Eko Chodox Buka-Bukaan Program 2019, Bos Baru dan Tim Satelit
BACA JUGA : Tim Satelit Eko Chodox Bidik Pemula Berbakat, Ini Syaratnya!
“Piston 55,25 Daytona, perbandingan kompresi 14,5:1, bahan bakar Pertamax Turbo, karbu PWK 28 mm, spuyer 112/60, CDI Rextor Pro Drag2, knalpot ROB 1, magnet STD,”sebut Mas Ari-sapaan akrab mekanik asal Solo, Jateng itu. Secara spesifikasi memang beda tipis dengan sebelumnya dan sama artinya punya potensi yang sama dengan best time bermain di 7,8 detik. Lantas gimana dengan pengaruh rangka?
“Kemarin sudah coba setting di GDS Kalten dan konstan di 8,0 detik karena pakai beban IDC. Jadi kalo di IDC total beben 110 Kg, kalo kejurnas 105 Kg selisih 5 Kg. Kalo setting tanpa beban memang konstan di 7,8 detik,”kilah Gendon, mekanik pendamping Mas Ari. Owalah! Wawan
