Otoinfo – Hyundai kembali membuat listrik dengan merilis SUV tiga baris terbaru mereka, Ioniq 9, setelah sukses dengan penjualan SUV crossover Ioniq 5.
Melalui sebuah video perkenalan, terlihat bahwa Ioniq 9 memiliki desain lampu depan yang lebih dinamis dan modern, tidak terlalu kotak seperti pendahulunya. Dalam video tersebut, Ioniq 9 juga terlihat lebih besar dibandingkan dengan model Kia EV9 dan Hyundai lainnya.
Mobil tersebut menggunakan platform EV khusus Hyundai yang telah terbukti sukses, yaitu E-GMP. Platform ini telah menjadi landasan bagi beberapa model Hyundai, termasuk Ioniq 5 dan Ioniq 6, serta digunakan oleh merek lain di bawah naungan Hyundai seperti Kia dan Genesis.
Meski Hyundai belum memberikan detail spesifik mengenai performa dan fitur pengisian daya, diperkirakan spesifikasi yang ditawarkan akan serupa dengan model Kia EV9.
Produksi Ioniq 9 akan dilakukan di pabrik kendaraan listrik baru Hyundai di Georgia, yang direncanakan akan beroperasi pada paruh pertama tahun 2024. Penjualan mobil ini di Amerika Serikat dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan tahun 2025.
Hyundai berharap bahwa produksi SUV listrik ini di Amerika akan memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit pajak federal sebesar 7.500 dolar AS, menjadi insentif finansial yang signifikan bagi calon pembeli. Hal ini tentu saja akan menjadi daya tarik besar bagi konsumen yang tertarik untuk beralih ke mobil listrik.
Dengan diluncurkannya Ioniq 9, Hyundai menunjukkan komitmen mereka untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan mobil listrik mereka.
Diharapkan dengan penawaran ini, Hyundai dapat memperkuat posisi di pasar mobil listrik global dan membantu mempercepat transisi menuju mobilitas ramah lingkungan. Otoinfo.
