portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineInfo

83 Rider Dari 17 Negara Berebut Tiket Moto4 Asia Cup 2027, 7 Talenta Indonesia Siap Unjuk Gigi!

HeadlineRacing

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Hadir, Seri Perdana Siap Digelar 29-30 Agustus di Wonosari

HeadlineInfo

H. Supriyono Tegaskan Tak Ada Deal Politis, Siap Berjuang Hingga Akhir di Musprov IMI DKI Jakarta

HeadlineRacing

Kruk As MCR Kembali Jadi Andalan! 125Z Pacuan Aldiaz Curi Perhatian di SuperPrix Surabaya

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
MotoGP

Inside Ducati: Stoner & Marc Marquez Kompak Kritik Teknologi Baru, Bagnaia Justru Frustrasi

Wawan
Last updated: 21/08/2025 10:40
By Wawan
3 Min Read
Inside Ducati: Stoner & Marquez Kompak Kritik Teknologi Baru, Bagnaia Justru Frustrasi
Inside Ducati: Stoner & Marquez Kompak Kritik Teknologi Baru, Bagnaia Justru Frustrasi
SHARE

Otoinfo.id – Episode terbaru Inside Ducati dari GP Austria menghadirkan momen langka: pertemuan Casey Stoner dan Marc Marquez di paddock. Stoner, juara dunia dua kali sekaligus ikon Ducati, menyapa Marquez yang tengah menikmati tren kemenangan beruntunnya.

Contents
Bagnaia: “Lebih Mudah, tapi Itu Masalahnya”Kontras Nasib: Marquez Terbang, Bagnaia TenggelamInside Ducati: Dua Wajah, Dua Nasib

Awalnya, percakapan keduanya penuh canda. Stoner menggoda dengan berkata, “Lumayan, ya?” merujuk pada dominasi Marquez. Sang juara dunia delapan kali itu membalas santai, “Ya… saya akan sedikit lebih mudah,” sambil tertawa.

Namun obrolan kemudian berubah serius ketika Marquez menyinggung perangkat kontrol stabilitas elektronik terbaru yang diperkenalkan akhir pekan itu. Menurut Marquez, teknologi tersebut membuat motor lebih mudah dikendalikan bahkan saat pengereman keras dalam posisi miring ekstrem.

Stoner tidak setuju. Ia menilai perangkat itu bisa merusak karakter balap generasi baru. “Saya pikir ini sulit untuk generasi berikutnya. Anda tahu cara mengendalikan selip tanpa bantuan. Tapi mereka? Tidak tahu lagi cara antisipasi,” kritik Stoner.

Marquez mengangguk setuju, menambahkan bahwa meski alat bantu ini membuat pembalap lebih percaya diri saat time attack, tantangan teknis bagi rider sejati jadi berkurang.

Bagnaia: “Lebih Mudah, tapi Itu Masalahnya”

Francesco Bagnaia, rekan setim Marquez, juga ikut angkat bicara soal teknologi ini. Ia mengaku sudah menjajal perangkat tersebut saat tes di Aragon. “Lebih mudah, memang,” katanya jujur.

Komentar itu langsung ditanggapi Stoner dengan nada kritis: “Ya, itulah yang tidak saya sukai. Itu yang saya coba lawan.”

Dialog tersebut memperlihatkan perbedaan perspektif antara pembalap generasi lama dan baru: antara menjaga esensi balapan atau menerima kemudahan demi kecepatan.

Baca Juga: Espargaro Bersaudara Comeback Bersamaan di MotoGP Hungaria, Duel Seru Menanti

Kontras Nasib: Marquez Terbang, Bagnaia Tenggelam

Selain perdebatan soal teknologi, Inside Ducati juga menyoroti kontras performa antara Marquez dan Bagnaia di Red Bull Ring.

Pada Jumat, Bagnaia tampak percaya diri usai kualifikasi dengan start di barisan depan. Ia bahkan sempat bersenandung dalam suasana santai tim saat makan malam Ferragosto. Namun semua berubah di lintasan.

Dalam Sprint, Bagnaia hanya bertahan lima lap sebelum kehilangan grip ban belakang dan mundur dengan wajah kecewa. Sebaliknya, Marquez tampil luar biasa, mencatatkan kemenangan ke-12 dari 13 sprint musim ini.

Minggu pun berjalan serupa. Marquez kembali unggul, bahkan sempat melontarkan humor soal rookie Fermín Aldeguer yang ia nilai masih belum memahami potensi Ducati. Akhirnya, ia meraih kemenangan bersejarah, disambut sorakan seluruh kru termasuk Gigi Dall’Igna.

Inside Ducati: Dua Wajah, Dua Nasib

Episode kali ini ditutup dengan dua cerita yang bertolak belakang. Bagnaia kembali duduk frustrasi tanpa jawaban, sementara Marquez berpesta dengan tim Ducati dan Gresini.

Baca Juga: Resmi! Diogo Moreira Selangkah Lagi Gabung Honda MotoGP, Gantikan Somkiat Chantra

Inside Ducati kembali membuktikan diri sebagai jendela menarik ke balik layar tim paling dominan di MotoGP saat ini — menampilkan kritik tajam, humor, sekaligus drama nyata di lintasan.

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:casey stonerducatifrancesco bagnaiaInside Ducatimarc marquezMotoGP 2025motogp austriateknologi motogp
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

"Gagal Tampil Impresif, Alex Rins Tak Bisa Tunggu Mesin V4 Yamaha Terancam Tersingkir dari MotoGP!"
MotoGP

“Gagal Tampil Impresif, Alex Rins Tak Bisa Tunggu Mesin V4 Yamaha Terancam Tersingkir dari MotoGP!”

By Wawan
30/07/2025
Marc Marquez Kisah Cinta Baru dalam Dunia MotoGP
AgendaRacingTips

Marc Marquez: Kisah Cinta Baru dalam Dunia MotoGP

By Dhimas Cipta
12/06/2024
Pembalap Ducati Marquez dan Martin Siapa yang Layak Promosi
InfoRacing

Pembalap Ducati, Marquez dan Martin Siapa yang Layak Promosi?

By Isdiyanti
03/06/2024
Update Cedera Jorge Martin
MotoGPRacing

Update Cedera Jorge Martin: Patah 11 Tulang Rusuk, Ini Kondisi Terkini di Rumah Sakit

By Wawan
15/04/2025
InfoRacing

Jorge Martin Ungkap Tidak Ada Rasa Balas Dendam ke Ducati, Fokus Menatap MotoGP 2025

By Wawan
21/01/2025
HeadlineRacing

MotoGP Jerez 2020: Marc Akan Dioperasi Hari Selasa, Jika Belum Pulih Bakal Digantikan Stefan Bradl?

By otoinfo
20/07/2020
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?