Otoinfo- Federasi Balap Motor Internasional (FIM) bersama Dorna Sport, selaku promotor MotoGP, telah mengeluarkan aturan baru terkait batasan usia pebalap untuk musim balap per-tahun 2023. Langkah ini diambil guna melindungi keselamatan pebalap muda yang terlibat dalam kompetisi, merespons insiden tragis di musim balap sebelumnya.
Baca juga:Profil Veda Ega Pratama : Pembalap Indonesia yang Juarai ATC 2023
Aturan baru ini secara khusus bertujuan untuk memberikan perlindungan ekstra bagi para rider muda yang sering kali kurang matang secara emosional dan mental saat berkompetisi di kelas junior. Insiden kecelakaan yang mengakibatkan kehilangan nyawa beberapa pebalap muda, seperti Jason Dupasquier dan Dean Berta Vinales, telah menjadi alarm bagi dunia balap motor.
Di musim balap 2022, batasan usia untuk pebalap yang berkompetisi di ajang Talent Cup di bawah Dorna Sports, termasuk European, British, Northern, dan Asia Talent Cup, ditetapkan minimal 13 tahun. Namun, untuk musim balap 2023, aturan ini diperbarui menjadi usia minimum 14 tahun.
Selain itu, di kejuaraan FIM CEV Moto3, batasan usia minimum untuk berpartisipasi telah dinaikkan menjadi 15 tahun untuk tahun balap 2023 dan seterusnya. Sebelumnya, para pebalap di ajang ini dapat berkompetisi saat usia mencapai 14 tahun.
Perubahan signifikan juga terjadi di kejuaraan dunia MotoGP per-musim balap tahun 2023. Batasan usia minimum untuk peserta kompetisi ini ditetapkan menjadi 18 tahun. Aturan ini berlaku untuk semua kelas, termasuk Moto2 dan Moto3 yang sebelumnya memiliki batasan usia minimum 16 tahun.
Namun, ada pengecualian bagi pebalap yang berhasil menjadi juara di ajang CEV Moto3 junior. Mereka diberi izin untuk melakukan debut di kejuaraan dunia Moto3 saat berusia 17 tahun.
Ketegasan dalam menetapkan batasan usia ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para pebalap muda dan menekankan pentingnya kematangan serta pengalaman sebelum terlibat dalam kompetisi tingkat dunia.
Melalui langkah-langkah ini, FIM dan Dorna Sport berharap dapat menciptakan lingkungan balap motor yang lebih aman dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi para pebalap muda untuk berkembang tanpa mengorbankan keselamatan mereka.
