Otoinfo – Honda Brio CBU, dengan mesin bertenaga 1.300 cc, telah menjadi incaran banyak penggemar kendaraan di Indonesia. Meski produksinya dihentikan pada tahun 2013, mobil ini masih tetap diminati hingga saat ini.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa mobil tersebut tetap menjadi pilihan menarik bagi konsumen, meskipun Honda Brio Satya telah menggantikannya dalam pasar mobil Low Cost Green Car (LCGC).
Mesin Bertenaga dan Teknologi VTEC
Honda Brio CBU unggul dengan mesin berkapasitas 1.300 cc dan dilengkapi dengan teknologi VTEC SOHC 4 silinder. Tenaga yang dihasilkan sebesar 98 Ps memberikan performa yang tangguh di kelasnya. Keunggulan ini menjadi salah satu faktor daya tarik utama bagi para pencinta mobil.
Pesaing yang Kekurangan Daya
Saat diluncurkan, Honda Brio CBU bersaing dengan Toyota Agya yang memiliki mesin 1.000 cc dan hanya mampu menghasilkan tenaga 64 Ps. Dengan perbedaan yang signifikan dalam kapasitas mesin dan daya, mobil tersebut menjadi pilihan yang lebih bertenaga dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih memuaskan.
Varian Tipe dan Pilihan Transmisi
Ketika pertama kali diluncurkan, Honda Brio CBU menawarkan dua varian tipe, yaitu tipe S dan tipe E. Kedua tipe ini hadir dengan pilihan transmisi manual dan otomatis, memberikan fleksibilitas kepada calon konsumen untuk memilih sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka.
Perbedaan Desain dan Interior yang Menarik
Terdapat perbedaan desain yang mencolok antara tipe S dan tipe E, seperti penggunaan velg kaleng pada tipe S dan velg alloy pada tipe E. Selain itu, perbedaan pada handle dan interior memberikan variasi yang menarik bagi konsumen. Meskipun berbeda, fitur keselamatan tetap menjadi prioritas pada kedua tipe, dengan ABS, EBD, dan dual SRS airbags.
Fitur Keselamatan Unggulan
Salah satu alasan kuat mengapa mobil tersebut
masih diminati adalah karena fitur keselamatannya yang unggul pada zamannya. Dibandingkan dengan para pesaingnya, termasuk Toyota Agya, Honda Brio CBU telah dilengkapi dengan fitur-fitur seperti ABS, EBD, dan dual SRS airbags, memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna.
Meskipun Honda Brio CBU sudah tidak diproduksi dan usianya telah mencapai satu dekade, mobil ini tetap diminati oleh konsumen di Indonesia.
Dengan kombinasi mesin bertenaga, desain menarik, dan fitur keselamatan yang unggul, mobil tersebut tetap menjadi pilihan yang worth it bagi para pencinta mobil di Tanah Air.
Bagi yang ingin memiliki mobil ini, beberapa penawaran di marketplace menunjukkan harga mulai dari Rp 90 juta sampai Rp 100 juta, membuatnya menjadi opsi yang menarik di pasar mobil bekas. Otoinfo.






