Otoinfo.id – Gelaran Grand Final MotoPrix 2025 di Sirkuit Mijen, Semarang, akhir pekan (15–16/11) lalu bukan hanya menyajikan persaingan ketat di lintasan, tetapi juga menghadirkan cerita menarik di balik paddock. Salah satunya datang dari kehadiran Honda 86Ristan Racing Team, tim binaan mantan pembalap nasional Oki Ristan yang kembali menunjukkan komitmen kuat terhadap pembinaan pembalap muda.
Meski bukan tim terbesar di grid, skuad 86Ristan membawa energi berbeda. Oki Ristan menegaskan bahwa kehadiran timnya di Grand Final bukan semata mengejar podium, tetapi menjaga konsistensi sebagai tim yang mengutamakan proses dan pendidikan balap.
“Untuk meraih podium memang tidak mudah, tapi seluruh rider sudah berusaha tampil maksimal. Kami datang dengan misi pembinaan dan konsistensi,” ujar Oki.
Misi pembinaan ini juga terhubung erat dengan aktivitasnya di 86Ristan Racing School, sekolah balap yang ia kelola di Tasikmalaya, Jawa Barat. Melalui racing school ini, Oki berharap dapat melahirkan lebih banyak rider muda yang siap bersaing di level nasional.
Pada gelaran Grand Final MotoPrix tahun ini, Honda 86Ristan Racing Team menurunkan empat pembalap muda dari berbagai kelas: M. Rama Putra (Novice), M. Nabil Zasena (Rookie), M. Akbar Naveza (Beginner), dan Akhtar Pradipta (Beginner). Meski belum berhasil membawa pulang trofi, keempatnya dinilai telah menunjukkan perkembangan yang positif.
“Terima kasih atas dukungan sponsor dan semua pihak. Hasilnya belum sesuai harapan, tapi anak-anak sudah berjuang dengan versi terbaiknya. Musim depan kami tetap fight dan menjaga konsistensi,” tegas Oki.
Dengan misi yang jelas dan proses yang kuat, 86Ristan Racing Team menjadi bukti bahwa pembinaan berkelanjutan tetap menjadi fondasi penting dalam perkembangan dunia balap nasional.
