Otoinfo.id – Augusto Fernandez yang merupakan satu-satunya rookie MotoGP di tahun 2023 ini dituntut untuk memahami ban jelang balapan perdananya. Ya, beberapa hari menjelang balapan di Portimao, Fernandez yang bernaung di tim GASGAS itu hanya berada di baris bawah dari hasil tes privat di Portimao (11-12/3).
Konteks ini tentu sangat penting baginya. Mengingat dia adalah pendatang baru dari Moto2 yang naik ke MotoGP menggunakan motor ‘monster’ bertenaga besar. Dia dituntut untuk memahami kondisi ban yang dipilihnya harus setepat mungkin.
Baca Juga : Tes MotoGP Portimao 2023: Yamaha YZR-M1 Gunakan Spoiler ‘Tak Lazim’, Apa Efeknya?
Fernandez tertinggal 1,7 detik dari pembalap tercepat di tes, yakni Pecco Bagnaia. Pembalap Ducati itu berhasil menecetak 1 menit 37,968 detik dari kombinasi hasil tes dua hari yang dilangsungkan. Oh ya, Fernandez hanya berada di urutan ke-22.
Tentunya hal ini juga menjadi pembelajaran atau proses Fernandez dalam memahami ban. “Pada hari Minggu saya memulai serangan waktu. Namun, saya lebih cepat dalam simulasi balapan menggunakan ban bekas daripada di lap kualifikasi. Saya mencetak lap tercepat saya di lap terakhir simulasi balapan saya dengan ban bekas medium. Itu aneh,” katanya.
Baca Juga : Galaxy Agung MR Trans ABK Wonogiri: Tim Hasil Kolaborasi Pemburu Prestasi
“Sementara saya coba ban soft dengan cengkraman yang kuat, membuat motor lebih sulit untuk bermanuver di tikungan. Ini bekerja jauh lebih baik pada ban medium bekas. Jadi saya harus menganalisis dan memahami bagaimana mendapatkan hasil maksimal dari ban soft yang baru,” pungkasnya. Aji






