Otoinfo – Fabio Quartararo semakin tak sabar dengan situasi yang dihadapi Yamaha yang belum mampu mengembalikan performa terbaiknya seperti dua musim lalu.
Quartararo bahkan mulai mengancam akan meninggalkan Yamaha jika situasi ini tidak segera berubah.
Kontrak dan Performa Quartararo
Saat ini, kontrak Quartararo dengan Yamaha hanya tersisa satu musim. Tahun 2024 akan menjadi tahun yang krusial dalam hubungan antara Quartararo dan Yamaha.
Quartararo mencapai puncak prestasinya bersama Yamaha pada musim 2021, di mana dia berhasil menjadi juara MotoGP dengan motor Yamaha YZR-M1.
Namun, dua musim terakhir, performa Quartararo dan Yamaha mengalami penurunan signifikan.
Setelah kehilangan gelar pada musim 2022, Quartararo dan Yamaha kembali mengalami kesulitan pada musim ini, di mana mereka belum meraih kemenangan satu pun.
Kini, Quartararo bahkan berada di peringkat 10 dalam klasemen sementara dengan 111 poin.
Ancaman Quartararo
Menyuarakan ketidakpuasannya, Quartararo berharap agar Yamaha segera melakukan perubahan yang diperlukan.
Meskipun ia lebih memilih untuk tetap bersama Yamaha, Quartararo tidak akan ragu untuk mempertimbangkan pindah tim pada tahun 2025 jika Yamaha tidak dapat menyediakan motor yang kompetitif.
Quartararo juga menyoroti bahwa performa motor Yamaha YZR-M1 dalam tiga tahun terakhir tidak mengalami perubahan yang signifikan.
Sementara itu, pesaing-pesaing Yamaha seperti Ducati, Aprilia, dan KTM telah mengalami perkembangan pesat.
Harapan untuk Masa Depan
Quartararo berharap Yamaha dapat melakukan perubahan yang diperlukan untuk membuat motor yang lebih baik, terutama menghadapi masa depan.
Meskipun ia merasa tidak memiliki kendali atas situasi ini, Quartararo berharap Yamaha akan memberikan respons yang tepat.
Kunjungi Otoinfo untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan terbaru dalam dunia MotoGP.
