Geger ECU Standart U12 OnePrix Dihapus, Promotor IndoClub Tawarkan Ide Cemerlang, Apa Tuh?

Geger U12 Dihapus, Foto : IG Wawan Hermawan (Kiri)

Otoinfo.id-Dihapusnya kelas pembibitan yakni ECU Standart U12 pada gelaran OnePrix Seri Ke-2 bikin geger. Kuota peserta minimal yang tak terpenuhi yakni 24 disebut-sebut jadi alasan utama.

Baca Juga : One Prix 2019 Tasikmalaya (Seri 2) : ECU Standart U12 Dihapus, Harapan Pupus!

Wawan Hermawan (kiri) : Kecewa U12 ECU Standart Dihapus

Atas keputusan itu, ragam reaksi dan komentar bermunculan. Wawan Hermawan, selaku inisiator dan mentor di WH19 Racing School salah satu yang paling reaktif. Postingan Wawan Hermawan di akun instagram miliknya terkait hal ini langsung menuai komentar. “Jelasnya merasa malu, ngajak-ngajak ortu siswa balap malah nggak jadi balap,”keluh Wawan yang sejatinya sudah coba mengkondisikan dan bisa membawa 20 starter.

Baca Juga : Motoprix 2019 Tasikmalaya: Duel ECU Std 12 Tahun, Juaranya Chessy!

Disisi lain, “Dari tvOne untuk putaran kedua ini Ecu Standart dioffkan, putaran 3 nanti InsyaAllah di buka dengan syarat 24 peserta dan teregistrasi 1 minggu sebelum race,”kata Yanuardi dari OMM (Oneprix Motorsport Management), promotor OnePrix.

ECU Standart U12 Dianggap Minim Peserta

Lebih lanjut Yanuardi mengatakan,”Posisiku dari OMM sebagai pelaksana. Keputusan tetap ada di atasan OMM dengan tvOne. Pada putaran pertama kelas supporting minim peserta dan saya diblack list oleh orang tvone. Dari luar ada yang menjanjikan bahwa kalau di buka Ecu Standard akan banyak pesertanya, namun kenyataannya hanya 11 dan itupun ada peserta kelas Rookie. Saya yang kena tegur pihak regulator terkait adanya peserta Rookie di kelas Supporting. Pada putaran ke dua ini saya sudah perjuangkan kemauan teman-teman, namun tetap keputusan ada dipihak tvOne dan atasan OMM,”ungkap Yanuardi.

Baca Juga : OnePrix 2019: Dibuka Kelas U12 ECU Standart, Ini Kata Wawan Hermawan

Perihal masalah itu, Denny Wajonk selaku promotor IndoClub turut prihatin tapi tidak memberikan komentar langsung meskipun sangat berpengalaman mengelola event. Wajonk yang terkenal stylish itu malah menawarkan ide cemerlang yang lain. Apa tuh?

Deny Wajonk, Fokus Kelas 150 cc STD

“Sebenarnya kita memang sudah ada pembicaraan awal dengan pihak 43 Racing School untuk musim depan lebih difokuskan pada penjenjangan junior yang mana akan dibuka kelas 150 cc STD secara konsisten. Cuma masih terlalu dini untuk mengutarakannya karena masih dalam progress penggodokan. Ini arahnya ke penjenjangan yang lebih tepat guna sebenarnya. Kita mau pakai spek MP5 untuk kelas junior tapi dengan unit motor dan rangka yg lebih solid (versi indoclub) yang dikhususkan untuk anak-anak,”buka Wajonk.

Baca Juga : Auto529 Al Zikra Road Race Tasikmalaya 2019 : Ini Rahasia Veda Ega Raih Podium Jawara ECU STD Max 12 Tahun

“Indoclub bekerjasama langsung dengan produsen lokal ternama, ada didalamnya BPRO, Kawahara, SND. Kita kolaborasi untuk menghadirkan rangka motor prototipe dengan handling full body control, selayaknya moto3. Untuk tahapan awal akan di buka kelas junior dan kelas senior, namun untuk spek mesin kelas senior masih dalam proses penggodokan dengan para ahlinya. Dengan metode low cost namun tetap tidak menghilangkan unsur kompetisi didalamnya. Junior kita mau mainkan batesan umur tentunya,”jelas Wajonk lagi. Hemm…menarik ditunggu! Wawan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here