Otoinfo.id – Seri pembuka MotoGP 2025 di Sirkuit Buriram, Thailand, tidak berjalan sesuai harapan bagi Francesco “Pecco” Bagnaia. Juara bertahan MotoGP itu harus menghadapi berbagai kendala dalam sesi Practice pada Jumat (28/2yang membuatnya gagal lolos langsung ke Q2 dalam sesi kualifikasi.
Bagnaia yang tengah berusaha mencatatkan waktu terbaiknya mengalami beberapa hambatan, salah satunya dari Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46). Insiden terjadi di penghujung sesi saat Morbidelli menghalangi jalurnya di Tikungan 5, sehingga membuatnya kehilangan kesempatan memperbaiki catatan waktu.
Namun, meskipun terlibat insiden dengan Morbidelli, Bagnaia menegaskan bahwa ia tidak marah kepada sang pembalap asal Italia itu. Yang lebih membuatnya kesal adalah keputusan direktur lomba yang beberapa kali menghapus catatan waktunya selama sesi Practice.
“Penting untuk dipahami bahwa saya tidak benar-benar marah pada Franku, tetapi pada keputusan direktur lomba. Menurut pendapat saya, mereka berperilaku tidak benar beberapa kali hari ini. Pertama-tama, mereka tidak mengibarkan bendera kuning saat terjadi kecelakaan (Bezzecchi) dan kemudian bendera kuning dikibarkan meskipun tidak ada yang mengalami kecelakaan,” terangnya.
“Saya mengeluhkan hal ini dan menuntut agar waktu putaran saya yang terhapus dikembalikan,” sambung Bagnaia, dikutip dari Speedweek.
Karena insiden ini, Bagnaia hanya mampu finis di posisi ke-13, terpaut 0,691 detik dari Alex Marquez, yang mencatatkan waktu tercepat. Dengan hasil ini, Bagnaia harus berjuang dari Q1 pada sesi kualifikasi untuk mendapatkan posisi start yang lebih baik di balapan utama.
