Otoinfo – Kemenangan gemilang Francesco Bagnaia dalam meraih gelar juara dunia MotoGP 2023 menjadikannya sebagai pembalap pertama dengan nomor balap 1 yang berhasil meraih gelar juara secara beruntun di era MotoGP modern.
Gelar ini merupakan pencapaian kedua Bagnaia, setelah sebelumnya meraih gelar juara dunia MotoGP pada musim 2022.
Prestasinya tidak hanya sebatas menyamai rekor pembalap legendaris Australia, Mick Doohan, pada tahun 1998, tetapi juga menghancurkan tudingan dan sinisme para pecinta MotoGP terhadap nomor keramat 1.
Sejumlah pembalap terkenal, seperti Casey Stoner, Nicky Hayden, dan Jorge Lorenzo, tidak pernah berhasil meraih gelar juara dunia ketika mengenakan nomor keramat tersebut.
Bahkan, Valentino Rossi dan Marc Marquez enggan mengonversi nomor 46 dan 93 mereka ke nomor 1. Hanya Mick Doohan yang mampu menaklukkan nomor identik tersebut, hingga 25 tahun kemudian Bagnaia mampu mengukir prestasi serupa.
“Saya putuskan untuk menggunakan nomor (1) dan 63 masih terdapat di helm saya,” ungkap Bagnaia, menunjukkan penghargaannya terhadap identitas sebagai Juara Dunia.
Baginya, nomor 1 bukan sekadar angka, melainkan simbol dari pencapaian tertinggi dalam balap motor.
Bagnaia, berusia 25 tahun, mengakui kagumnya terhadap para rider yang berani mengenakan nomor 1 di era MotoGP modern.
Baginya, nomor 1 bukan hanya identitas, tetapi juga tanggung jawab untuk memberikan penghormatan kepada para juara dunia sebelumnya.
Keistimewaan Bagnaia terletak pada kemampuannya mengenakan nomor keramat 1 dan melegitimasikan dirinya sebagai rider Ducati pertama yang meraih gelar juara dunia secara beruntun.
Prestasinya mematahkan kutukan nomor 1 selama 25 tahun, menyamai pencapaian Mick Doohan yang bahkan tidak bisa dicapai oleh Marquez dan Rossi.
Dengan demikian, kesuksesan Bagnaia menjadi bukti bahwa yang fana dalam dunia olahraga adalah catatan rekor, bukan sekadar nama pembalap.
Ia akan terus dikenang oleh para penggemar MotoGP sebagai sosok yang mengubah takdir nomor 1 dan mengukir namanya dalam sejarah balap motor. Otoinfo.
