Otoinfo.id-Suksesnya Wawan Wello bersama tim Ziga Racing Team meraih dua kali podium juara kelas SCP1 (2T Underbone) memberikan catatan penting. Bahwa untuk mencapai sukses besar seperti itu bukan semata power mesin, tapi juga faktor kenyamanan dari set up suspensi. Dalam hal itu, AB Bendol selaku chief mechanic berkolaborasi dengan A. Sidiq dengan brand PSD.

Baca Juga : Final SCP 2022 Jambi: Fakta Dominasi PSD: Sapu Bersih Podium Juara Kelas Bergengsi Jadi Kado Spesial
Fakta dua kali podium juara itu jadi bagian dari cerita Grand Final SCP (Sumatera Cup Prix) akhir pekan kemarin (10-11/12) di Sirkuit Zabaq, Jambi. “Set up suspensi sangat penting untuk kenyamanan. Mesin kencang kalo kaki-kaki nggak enak, sama aja bohong,”ungkap AB Bendol yang memang sudah menjalin kerjasama dengan A. Sidiq sejakt tahun 2017.
Baca Juga : Perdana Tampil Langsung Bikin Geger, Sergio Racing Team (SRT) Sukses Besar di Grasstrack Sumba Timur
“Untuk set up suspensi 125Z dari grid depan-belakang nyaris garapan PSD semua. Punya Wello dan Teddy depan belakang pakai geometri dan type shock yang sama kok,”buka A. Sidiq yang namanya makin ngehits bersama brand PSD.
“Untuk set up Wawan dan Teddy, beda-nya hanya variabel set up klick-nya aja. Karena berat badan mereka berbeda-beda jadi yang paling menonjol pada perbedaan set up spring preload-nya,”beber A. Sidiq yang bergelar Sarjana Hukum itu. Dijelaskan lebih lanjut, bahwa finishingnya hanya pada saat mereka berada di grid position masing-masing menentukan pressure angin ban masing-masing,”jelasnya.
Baca Juga : SSS Konsisten Dukung Ajang Bergengsi Sumatera Cup Prix!
“Jadi ya decission makernya beberapa saat sebelum start aku kalibrasi ulang tekanan angin ban dengan ground temperaturnya,”tukas Sidiq yang sebelum membawa nama PSD punya pengalaman dibidang hidrolik. Era balap terkini, spesialis geometri macam Sidiq PSD mutlak diperlukan, terlebih lagi Sidiq PSD yang punya kompetensi tak diragukan. Mantap! Wawan
