Otoinfo – Di dunia industri sepeda motor Indonesia, Honda dan Yamaha memegang peranan dominan. Namun, kesuksesan tidak selalu mengikuti setiap produk yang diluncurkan. Beberapa motor Yamaha malah mengalami nasib tragis dengan dihentikannya produksi akibat minimnya minat dari pasar. Pengalaman panjang Yamaha di Indonesia tidak selalu menjadi jaminan kesuksesan. Berikut adalah deretan Empat Motor Yamaha yang gagal bersaing dan akhirnya berhenti produksi.
1. Yamaha Force F1
Yamaha Force F1, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013, berusaha memasuki pasar motor bebek low-end yang masih memiliki pangsa pasar yang signifikan di tengah maraknya skuter matik. Sebagai generasi penerus Vega yang sudah populer, Force F1 dilengkapi dengan teknologi injeksi dan desain sporty. Sayangnya, motor ini tidak mampu menarik minat konsumen dan hanya bertahan selama dua tahun sebelum digantikan oleh Vega Force.
2. Yamaha Lexam
Sama seperti Honda Revo A/T di segmen bebek matic, Yamaha Lexam termasuk pada jajaran empat motor Yamaha yang kurang laku di tanah air. juga mengalami nasib yang serupa. Baik Yamaha maupun Honda berusaha menghadirkan inovasi dengan menciptakan motor bebek dengan transmisi otomatis. Sayangnya, pasar tidak merespon positif, dan Lexam hanya bertahan selama tiga tahun. Konsumen lebih cenderung memilih skuter matik karena dianggap lebih praktis dan efisien.
3. Yamaha Tiara S 120
Pada awal tahun 2000-an, ketika motor berjenis ayam jago sedang diminati di pasar nasional, Yamaha merespons dengan memproduksi Tiara S 120 secara CBU (Completely Build Up). Meskipun memiliki spesifikasi yang tangguh dengan mesin 2-tak berkapasitas 119 cc, motor ini hanya bertahan sebentar di pasaran. Harga yang cukup tinggi karena metode CBU, ditambah kondisi keuangan nasional yang belum sepenuhnya pulih dari krisis moneter, menjadi faktor penghentian produksi yang tragis.
4. Yamaha Xeon RC
Yamaha Xeon RC awalnya dirancang untuk bersaing dengan Honda Vario 125. Namun, penjualan motor ini jauh kalah dari pesaingnya, bahkan di bawah Mio dan Soul GT. Banyak konsumen yang menganggap Xeon RC boros bahan bakar, yang membuatnya dihindari. Akibatnya, produksi motor ini harus dihentikan, menambah daftar tragis dalam jajaran Empat Motor Yamaha yang tidak berhasil bersaing di pasaran. Otoinfo.






