Otoinfo – Pada tanggal 9-10 September 2023, Kota Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi saksi dari sebuah event bersejarah, Yamaha Enduro Challenge (YEC). Event ini telah lama dinanti-nanti oleh pecinta motor trail dan off-road di daerah tersebut.
Yamaha Enduro Challenge: Sebuah Pengalaman Baru di Kalimantan Barat
Salah satu peserta yang ikut meramaikan event ini adalah Eko Subandi, seorang pecinta off-road asal Sintang.
Bergabung dengan Komunitas Trail Trabas
Eko Subandi bukanlah sosok asing dalam komunitas off-road Kalimantan Barat. Ia telah lama menjadi bagian dari komunitas trail trabas di daerahnya.
Ketika mendengar kabar tentang Yamaha Enduro Challenge, Eko dan teman-temannya dari komunitasnya langsung merasa tertarik untuk ikut serta.
Bagi mereka, YEC adalah event pertama yang menghadirkan jenis perlombaan enduro di Kalimantan Barat.
Keberanian untuk Mencoba yang Baru
Meskipun Eko dan teman-temannya merasa tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang enduro, mereka memutuskan untuk nekat mencoba.
Eko, yang berusia 47 tahun, meskipun bukan lagi dalam usia muda, memiliki pengalaman yang cukup dalam dunia off-road. Sejak tahun 2016, ia sudah aktif dalam kegiatan trabas.
Meskipun begitu, YEC adalah pengalaman baru yang penuh tantangan.
Prestasi di Yamaha Enduro Challenge
Eko Subandi tidak hanya ikut dalam satu kelas, melainkan dua kelas sekaligus, yaitu kelas Community A dan kelas Hobi. Meski berusia lebih tua dibandingkan peserta lainnya, Eko tampil luar biasa.
Ia berhasil meraih posisi juara ke-5 (Comm A) dan Ke-2 (Hobby) dalam kompetisi tersebut.
Yamaha WR155: Kendaraan Unggulan di Enduro Challenge
Eko juga memberikan pandangannya tentang kendaraan yang digunakan dalam Yamaha Enduro Challenge. Menurutnya, Yamaha WR155 adalah motor yang sangat baik untuk jenis perlombaan ini.
Ia terkesan dengan suspensinya yang kuat dan tenaga yang dimilikinya.
Namun, ia juga mencatat bahwa kendaraan ini memiliki bobot yang cukup berat, yang bisa menjadi tantangan tersendiri.
Harapan untuk Masa Depan
Eko Subandi berharap bahwa Yamaha Enduro Challenge bisa menjadi acara tahunan di Kalimantan Barat. Baginya, event ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga merupakan peluang untuk membina generasi muda yang memiliki minat dalam off-road.
Dengan event seperti ini, generasi muda dapat terhindar dari kegiatan negatif dan lebih terlibat dalam aktivitas yang positif seperti enduro.
Guru dan Pecinta Trabas
Sehari-hari, Eko Subandi adalah seorang guru mata pelajaran agama di Sintang. Namun, di luar pekerjaannya, ia adalah seorang pecinta off-road yang berkomitmen untuk mengembangkan dan memperkenalkan dunia trabas kepada lebih banyak orang.
Dalam Yamaha Enduro Challenge 2023, Eko Subandi telah menunjukkan semangat, keberanian, dan dedikasinya terhadap off-road dan enduro.
Prestasinya di event ini menjadi inspirasi bagi pecinta motor trail di Kalimantan Barat dan mungkin juga menjadi pendorong bagi generasi muda untuk mengikuti jejaknya.
Semoga Yamaha Enduro Challenge terus tumbuh dan menjadi wadah bagi bakat-bakat baru dalam dunia enduro di Indonesia.
