Otoinfo.id – Mengendarai supermoto selalu memberi pengalaman berbeda dibanding motor sport, naked bike, atau touring. Begitu menunggangi Ducati Hypermotard 689 Mono RVE, impresi pertama langsung terasa: tinggi, agresif, sekaligus menantang. Dengan tinggi jok mencapai 904 mm, motor ini memang tidak ramah untuk pengendara bertubuh mungil.
Namun, Ducati memberi solusi lewat teknologi mode berkendara. Saat pertama keluar dari markas Ducati di Silverstone, mode “Rain” dipilih untuk transisi yang lebih halus, membatasi tenaga pada 58 bhp. Setelah mulai terbiasa, pengendara bisa beralih ke mode “Road” atau bahkan “Sport” untuk merasakan performa penuh dari mesin satu silinder berkapasitas 689 cc ini.
Quickshifter dan Mesin Responsif
Salah satu fitur paling menonjol pada versi RVE adalah quickshifter dua arah. Perpindahan gigi berlangsung mulus, bahkan memungkinkan penurunan gigi saat throttle masih terbuka. Hal ini jarang ditemui pada motor satu silinder besar, menjadikan pengalaman berkendara lebih presisi dan menyenangkan.
Mesin 77,5 bhp dengan bobot hanya 160 kg membuat motor ini terasa lincah di tikungan tajam dan jalan bergelombang. Suspensi yang bisa disetel sepenuhnya memberikan stabilitas saat pengereman maupun ketika motor diajak agresif di jalanan pedesaan.
Performa Pengereman yang Mengejutkan
Meski hanya menggunakan cakram tunggal 330 mm di depan dengan kaliper Brembo M4.32, daya henti yang ditawarkan luar biasa. Sensasi tuas remnya terasa presisi, bahkan lebih mengejutkan dibandingkan kemampuan manuvernya yang lincah.
Baca Juga: Spesifikasi Ducati Hypermotard 698 Mono: Motor Supermoto Premium Italia
Di belakang, cakram 245 mm dengan kaliper piston tunggal Brembo ditambah fitur rem geser (slip brake) memberi sensasi supermoto yang sesungguhnya. Pengendara bisa “menghentakkan” bagian belakang untuk masuk tikungan, menambah keseruan berkendara.
Elektronik Canggih: Wheelie Control hingga Launch Control
Tak hanya mengandalkan mesin dan sasis, Ducati membekali Hypermotard 689 Mono RVE dengan segudang fitur elektronik. Mulai dari kontrol wheelie, kontrol traksi, kontrol pengereman mesin, hingga launch control.
Salah satu yang paling menarik adalah kontrol wheelie. Alih-alih memutus tenaga, sistem elektronik Ducati justru membantu menjaga roda depan tetap terangkat dengan stabil. Pengendara bisa memilih level sesuai preferensi, mulai dari sekadar gaya hingga sensasi wheelie penuh.
Supermoto Ekstrem dengan Rasa Premium Ducati
Ducati Hypermotard 689 Mono RVE bukan hanya soal tampilan agresif, tetapi juga soal pengalaman berkendara ekstrem yang dibalut teknologi modern. Dari quickshifter mulus, sistem rem impresif, hingga fitur elektronik yang lengkap, motor ini jelas memberikan sensasi unik di kelasnya.
Baca Juga: “Rahasia Desain Ringan Ducati: Subrangka Belakang Super Sempit Bikin Pengendara Makin Nyaman!”
Bagi penggemar supermoto yang mencari kombinasi gaya, teknologi, dan performa liar, Hypermotard 689 Mono RVE adalah jawaban Ducati untuk mendominasi jalanan maupun trek penuh adrenalin.






