Otoinfo.id – Dani Pedrosa, pembalap tes Red Bull KTM, tidak bisa menahan kekagumannya terhadap performa Ducati di MotoGP musim 2024. Setelah dominasi mutlak yang ditunjukkan oleh Ducati di MotoGP Belanda 2024, Pedrosa mengakui bahwa tim Italia tersebut kini telah mencapai level yang sangat tinggi. Keberhasilan Ducati di Assen menambah panjang daftar kemenangan mereka, yang sudah dimulai sejak GP Spanyol.
Ducati telah menunjukkan performa yang mengesankan dengan menguasai seluruh podium dalam lima balapan terakhir, termasuk MotoGP Belanda. Kesuksesan ini menjadi catatan penting, mengingat pada awal musim, KTM dan Aprilia sempat menantang dominasi Ducati. Namun, seiring berjalannya waktu, Ducati berhasil memperkuat posisinya dan membuat tim-tim lain kesulitan untuk bersaing.
Keberhasilan Ducati di musim ini juga tercermin dalam klasemen sementara tim MotoGP 2024, di mana tiga tim Ducati—Ducati Lenovo, Pramac Ducati, dan Gresini Racing—mengisi posisi tiga besar. Dominasi ini merupakan bukti kekuatan tim Italia tersebut dalam merancang dan mengembangkan motor yang sangat kompetitif.
Sebagai test rider KTM, Pedrosa tentu merasakan tantangan yang besar dalam usaha timnya untuk mengejar ketertinggalan dari Ducati. RC16, motor andalan KTM, ternyata kesulitan dalam menghadapi keunggulan Ducati Desmosedici yang tampil sangat superior. Pedrosa mengakui bahwa Ducati saat ini berada di level yang berbeda dan motor mereka merupakan yang terbaik di antara para pabrikan lainnya.
“Melihat dominasi Ducati yang jelas, terutama di Mugello dan akhir pekan ini di Assen, memperlihatkan betapa tinggi level motor mereka. Tiga pembalap yang berada di podium menunjukkan bahwa Ducati memang telah mencapai puncak performa mereka,” ujar Pedrosa, seperti yang dilaporkan oleh Motosan pada Selasa (2/7/2024).
Pedrosa juga memberikan pujian khusus kepada Francesco Bagnaia, salah satu pembalap utama Ducati. Menurut Pedrosa, Bagnaia saat ini tengah berada dalam bentuk permainan yang sangat luar biasa. “Bagnaia adalah favorit sepanjang masa. Dia telah menang secara konsisten selama beberapa tahun terakhir, dan saat ini dia benar-benar menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Dia tidak hanya berhasil menang di Assen, tetapi juga di Mugello dan Barcelona,” tambah Pedrosa.
Dengan performa Bagnaia yang sulit untuk dikalahkan, Pedrosa menyadari bahwa mengalahkan pembalap Ducati tersebut adalah tantangan besar. “Hari-hari ini, mengalahkan Bagnaia memang sangat sulit. Namun, kami harus tetap berusaha keras dan meraih hasil maksimal dari setiap balapan,” tutup Pedrosa, yang tetap optimis dalam menghadapi persaingan ketat di musim ini.






