Otoinfo.id-“Karakter tenaga bawahnya lembut tapi power atasnya kuat. Hasil test dyno cuma 38 HP dengan torsi 18 Nm,”buka Herdy Kate, tuner yang dipercaya pegang sepenuhnya Bebek 200 Sleep Engine ini. Herdy Kate juga bilang bahwa Bebek 200 Sleep Engine milik tim HTJRT (Haji Tjandra Racing Team) ini risetan terbaru dan masih ada potensi lain untuk menaikkan power. Pun begitu, karya terbaru ini langsung mencuat dan sikat tiga besar podium. Tepatnya pada event Final Bodisa (18-19/12) lalu di Sirkuit Lanud Cicangkal, Tanggerang, Banten.

Baca Juga : Drag Bike 2021: HTJRT Is Back! Pakai Riset Teranyar, Langsung Sikat Podium Tiga Besar!
Adalah Agung Benggol/Beng-Beng, Vano Mahendra dan Ronny Caplin, tiga joki selaku eksekutor yang sakses raih podium tiga besar. Catatan waktunya kisaran 7,4-7,5 detik,”Kalo setting di GDS konstan di 7,3 detik, di Bodisa kemarin pakai regulasi minimal bobot,”ungkap Eka yang saat ini dipercaya ikut urus HTJRT. “Atasnya memang udah terasa lumayan kuat, tinggal revisi dikit bisa lebih ngejet lagi,” kata Vano Mahendra .

Baca Juga : Drag Bike 2022: Tarung FFA, Sapi Edan Racing Siapkan MX King By DOS Muffler, Joki?
“Revisi berikutnya pada profile noken,”sahut Herdy yang percayakan produk knalpot Pekajaman by Potter. Oh ya, untuk spesifikasinya dengan piston diameter 66 mm dan panjang langkah 58 dengan total kapasitas silinder dikisaran 198 cc. “Karburator pakai PWK Airstrike 35 mm dengan pilot jet 105 dan main jet 60,”kata Herdy yang memainkan diameter porting in-ex pada 80% diamter klep (34/29).
Baca Juga : HD Softail Sport Glide 2019 (Yogyakarta): Si ‘Bejho’ HTJRT, Penggondol Tropi By Anak Elang
“Pengapian pakai CDI ProDrag 2 dengan mapping pengapian pada 34 derajat,”sebutnya yang memainkan profile noken dengan durasi 272 dan tinggi lift 103. Pastinya, ini sebagai sinyal awal bangkitnya HTJRT. Tim milik H. Candra Andika Bandi itu punya potensi untuk kassih lawan. “Untuk sementara kita akan fokus dulu melengkapi spek 4Tak yakni 130 TU, bebek 200 TU dan MX FFA,”tukas Eka. Gaskeun! Wawan






