
Otoinfo.id – Pasti kalian yang mengikuti dunia drag bike tanah air tidak asing dengan pembalap yang satu ini yaitu, M. Zainal Arifin atau yang akrab disapa Arif Tijil. Pada tahun ini Arif memperkuat tim Baja Beton asal Jombang.
Arif sudah menekuni dunia balap ini dari tahun 2007, dan pastinya sudah merasakan lika-liku perjalanan di dunia balap drag bike. Ia juga mengatakan bahwa ada perbedaan balap sekarang dan dulu.
Baca juga : Drag Bike 2020: Perang Bebek 200 Injeksi, MX King MBKW2 New Edition ‘Hanya’ 7,2 Detik!

“Saya mulai balap itu tahun 2007, tapi masih ikut liaran gitu. Kalau balap resmi itu sekitar 2010 tapi masih nyari-nyari tim, ikut balap sana-sini. Dulu balap itu tidak seenak sekarang yang fasilitas sudah memadahai, Waktu itu saya balap masih naik pickup dibelakang dan tidurnya pun di hotel merah putih atau pom bensin,” ucap Arif Tijil.
Arif juga menceritakan tentang pengalaman yang tidak pernah terlupakan saat menekuni balap lurus ini karena ia pernah mengalami kecelakaan hebat tahun 2016.
“Pengalaman paling tidak terlupakan itu pas kecelakaan tahun 2016. Saya menabrak pembatas di garis finish dan waktu itu saya lagi di posisi top speed. Lalu tangan kiri saya patah,” tambahnya.
Baca juga : Ditengah Pandemik Corona, Kopdar Virtual Ala Alexis Terbukti Efektif!
Hanya dengan satu bulan pemulihan, Arif terus melatih tubuhnya agar cepat pulih dari cideranya. Karena ia tidak mau lama cidera dan tidak bisa membalap kembali.
“Saya pemulihan selama 1 bulan dengan latihan juga, terus 40 hari saya sudah ikut balap lagi, waktu itu di Lombok dan alhamdulillah hasilnya maksimal. Saya melakukan upaya untuk cepat pulih dari cedera ini, kalau saya pulihnya lama takutnya saya tidak bisa ikut balap lagi,” jelasnya.
Baca juga : Brisk Beri Tips Cara Mengetahui Kondisi Busi Saat Harus di Rumah Saja!
Pada tahun ini Arif mengikuti berbagai kejuaraan yaitu, IDW, IDC dan Kejurda Jawa timur. Pembalap yang memiliki badan kecil ini memiliki harapan untuk selalu memanangkan setiap kejuaraan.
“Target tahun ini memaksimalkan kemampuan kita, memberikan yang terbaik untuk tim, kalau bisa selalu juara di event-iventnya,” tambah Arif. Bagus Adit

