OtoInfo.Id-Cerita Dwi Batank Vs Adi S. Tuyul kemarin (25/9) di Sirkuit PRPP, Tawangmas, Semarang, Jateng masih berlanjut. Eko Chodox Sulistyo, joki senior asal Semarang mengungkap beberapa fakta menarik untuk diungkap. Chodox memang terpantau jadi hadir dan jadi salah satu saksi “Ya, itu duel Ninja STD antara garapan Agong Botter dan Yusron Alifka. Batank bawa punya Botter, Tuyul pakai punya Alifka,”buka Chodox seraya sebut kalo ‘nominal’ duel panas itu tembus Rp. 100 juta!

Lalu,”Partai itu dimenangkan oleh Tuyul dan sempat bikin ramai dengan ‘ulah’ Batank dengan sengaja ngerem setelah sama-sama lepas. Jadi bukan karena mati seperti yang dibilang kemarin,”kata Chodox seraya menegaskan tindakan Batank dianggap unfair. “Awalnya malah saya yang diminta main, tapi saya memilih netral. Bukan apa-apa, dua bengkel itu sama-sama support saya di tim Ramaja DS7, kalo saya yang naik nanti pasti jadi kabar tidak sedap. Hehe,”kata Chodox yang live story IG (instagram)-nya kemarin dibanjiri para fans.
Pastinya,”Sisi positif dari taruhan begitu nggak ada lah, tapi memang adu gengsi sih sebenarnya. Bisa juga jadi ajang reuni pembalap atau tim luar kota ketemu di ajang balap. Asal mainnya fair enjoy aja sih,”tegas Chodox. Apa pun, balap resmi tetaplah lebih baik dari balap liar, apalagi kalo diperhatikan sangat minim piranti kelengkapan keselamatan macam helm, wearpack, sepatu. Eit, untuk yang masih penasaran, berikut video duel panas Batank Vs Tuyul, cekidot! Tim
