Otoinfo – Sprint Race MotoGP Spanyol baru-baru ini menjadi sorotan karena sejumlah kecelakaan yang terjadi, dengan dampak yang cukup signifikan pada para pembalap.
Salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut adalah kondisi lintasan yang kurang ideal, terutama akibat dari tambalan lembap yang dikenal dengan istilah “weeper”.
Dalam sprint tersebut, Marc Marquez mengalami kecelakaan saat memimpin di Jerez, sementara Maverick Vinales dan Francesco Bagnaia adalah di antara sembilan pembalap lainnya yang gagal finis.
Kondisi lintasan yang dipertanyakan, terutama menjelang Grand Prix hari Minggu, telah menjadi topik kritik dari berbagai pihak.
Menurut laporan dari Crash.net yang dikutip oleh Michael Laverty di TNT Sports, tambalan lembap ini, terutama di Tikungan Angel Nieto seperti Tikungan 5, telah menjadi masalah sejak tahun 2013.
Meskipun telah beberapa kali diaspal ulang, namun masih menjadi sumber masalah bagi para pembalap MotoGP.
Frankie Carchedi, Crew Chief Marquez, menekankan pentingnya kecepatan dalam kondisi seperti ini, karena sangat mudah untuk menyentuh area yang basah, yang menjadi penyebab kecelakaan yang sering terjadi.
Sylvain Guintoli, dalam wawancara dengan TNT Sports, menjelaskan bahwa dari pandangan udara, lintasan tampak kering di sisi dalam.
Namun, tambalan kecil yang lembap dapat menjadi perangkap bagi para pembalap, terutama saat mereka sedang mencoba untuk mempercepat. Dia membandingkan kondisi tersebut dengan permainan Mario Kart, di mana perangkap tiba-tiba dilemparkan ke arah pembalap tanpa mereka duga.
Laverty menambahkan bahwa para pembalap menyadari keberadaan weeper tersebut, namun tetap merupakan bahaya yang harus dihadapi.
Hal ini karena kondisi lintasan MotoGP dapat berubah dengan cepat, baik karena perubahan suhu atau kelembaban, sehingga air kembali terdorong ke permukaan dan weepers naik ke atas.
Guintoli juga menyatakan bahwa kondisi lintasan semacam ini tidak ideal untuk balapan, dan perlu ditangani dengan serius.
Ketiga kecelakaan yang terjadi di Tikungan 5 merupakan contoh nyata bagaimana air kembali merembes ke permukaan lintasan, menyebabkan kehilangan kontrol bagi pembalap.
Kondisi lintasan yang tidak stabil seperti ini tidak hanya mengancam keselamatan para pembalap, tetapi juga dapat memengaruhi hasil balapan secara keseluruhan.
Oleh karena itu, penting bagi penyelenggara MotoGP untuk memastikan bahwa lintasan dalam kondisi optimal sebelum balapan dimulai, untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan. Otoinfo
