Otoinfo – Kabar mengejutkan datang dari Jepang ketika Toyota terlibat dalam skandal kecurangan yang melibatkan beberapa model termasuk Toyota Fortuner, Kijang Innova, dan Land Cruiser. Berikut adalah kronologi dan dampak dari skandal tersebut.
Temuan Kejanggalan dalam Sertifikasi Mesin Diesel
Skandal Kecurangan ini terkait dengan sertifikasi untuk mesin diesel yang dikembangkan oleh afiliasi Toyota Industries Corporation. Perbedaan signifikan ditemukan antara angka output tenaga yang diuji secara resmi dan mobil yang diproduksi massal. Temuan ini melibatkan tidak hanya Toyota, tetapi juga Daihatsu, Subaru, dan Mazda.
Penyelidikan dan Pengungkapan
Sebuah komite investigasi khusus, dipimpin oleh Hirosi Ino, mengungkap kejanggalan selama uji spesifikasi mesin diesel yang dikembangkan oleh Toyota Industries Corporation. Investigasi ini dipicu oleh kemungkinan perbandingan performa mobil Jepang dengan kendaraan murah asal Cina yang sedang viral.
Komite menemukan potensi penyimpangan peraturan sertifikasi terkait dengan emisi domestik pada mesin forklift dan mesin konstruksi yang dikembangkan oleh TICO. Toyota Motor Corporation telah menugaskan TICO untuk mengembangkan mesin diesel, dan kecurangan terutama terjadi selama pengujian output horsepower.
Tindakan Toyota dan Dampaknya
Toyota mengambil tindakan cepat dengan menangguhkan pengiriman 10 model kendaraan dan melakukan verifikasi ulang terhadap produk-produk yang diproduksi di pabrik. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa mesin dan kendaraan yang terdampak dapat memenuhi standar keluaran kinerja mesin.
Dampaknya tidak hanya dirasakan di Jepang, tetapi juga mencapai Toyota Indonesia. Salah satu model yang terdampak skandal kecurangan adalah Toyota Fortuner, yang diproduksi oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia atau TMMIN.
Model Mobil Terdampak
Beberapa model mobil Toyota yang terlibat dalam skandal ini melibatkan sejumlah kendaraan, termasuk:
- Land Cruiser Prado
- Hiace
- Granace
- Ace
- Bongo Brawny Van
- Dyna atau Dutro
- Hilux
- Fortuner
- Innova
- Land Cruiser 300
- Lexus LX 500d
Dampak pada Saham Toyota Industries
Pelanggaran sertifikasi yang terjadi tidak hanya merugikan reputasi Toyota tetapi juga berdampak pada pasar saham. Saham Toyota Industries Corporation merosot hingga 4% setelah kasus ini terungkap.
Melalui skandal ini, terungkap bahwa pelanggaran sertifikasi telah terjadi di TICO selama lebih dari 30 tahun, mirip dengan kasus yang melibatkan Daihatsu. Toyota telah mengambil langkah untuk menanggapi situasi ini, namun, dampaknya mungkin akan terus dirasakan dalam waktu yang lebih lama. Otoinfo
