portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineRacing

Josjis! Alfi Husni Menang Dramatis di Underbone 130 Superprix 2026 Surabaya

HeadlineRacing

F1ZR Toger by Reso Racing Konsisten Juara! Hf Rasya Menang 2T 125 Novice Superprix 2026 Surabaya

HeadlineRacing

Jaga Tradisi Prestasi, M Avin King23 Racing Malang Kembali Naik Podium di Superprix 2026 Surabaya

HeadlineRacing

Menang Lagi! Aldiaz Aqsal Sempurnakan Hasil SPR1 di Superprix 2026 Surabaya

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
Tips

CVT Skutik Pecah Saat Digeber Hampir Memakan Korban, Mekanik Bengkel Spesialis Angkat Bicara

Wawan
Last updated: 09/09/2025 10:12
By Wawan
3 Min Read
CVT Skutik Pecah Saat Digeber Hampir Memakan Korban, Mekanik Bengkel Spesialis Angkat Bicara
CVT Skutik Pecah Saat Digeber Hampir Memakan Korban, Mekanik Bengkel Spesialis Angkat Bicara
SHARE

Otoinfo.id – Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan video CVT Honda Vario pecah saat digeber di standar tengah. Video yang diunggah akun Instagram @anton_rusdianto itu telah ditonton lebih dari 1 juta kali dan mendapat 25 ribu like.

Contents
Mekanik Spesialis: “Boleh, Tapi Jangan Sampai Limit!”Penyebab CVT Skutik Bisa Pecah1. Beban CVT yang Terlalu Ringan2. Per CVT Tidak Mampu Menahan3. Upgrade CVT yang Tidak SeimbangCara Aman Mengetes Performa CVT

Dalam rekaman tersebut, tampak blok CVT pecah dan jebol hanya beberapa detik setelah motor digeber dalam kondisi diam di standar dua. Kejadian berlangsung cepat dan menakutkan karena serpihan CVT beterbangan ke berbagai arah, hampir mengenai orang di sekitar.

Pertanyaannya, apakah skutik memang berbahaya jika digeber dalam posisi diam di standar tengah?

Mekanik Spesialis: “Boleh, Tapi Jangan Sampai Limit!”

Menanggapi kasus ini, Yoga Ningrat, pemilik bengkel spesialis matic Yoga Motoshop (YMS), memberikan klarifikasi.

“Sebenarnya boleh saja digeber saat motor matic di standar tengah, tapi harus pakai perasaan. Jangan sampai RPM tinggi atau menyentuh limit,” tegas Yoga kepada GridOto.

Menurutnya, kondisi CVT bisa rusak parah jika dipaksa bekerja tanpa beban. Sayangnya, banyak pemilik motor yang justru menggeber mesin hingga limit, terutama setelah melakukan upgrade CVT untuk mengecek performa.

Penyebab CVT Skutik Bisa Pecah

Yoga menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang membuat blok CVT bisa pecah saat digeber di standar tengah:

1. Beban CVT yang Terlalu Ringan

Saat motor diam di standar tengah, CVT tidak bekerja dengan beban roda jalan. Hal ini membuat putaran mesin sangat ringan, sehingga part di dalamnya menerima tekanan berlebihan.

Baca Juga: Bahaya Buat Mesin! Jangan Anggap Sepele Coolant Bocor Berceceran

2. Per CVT Tidak Mampu Menahan

Dalam kondisi RPM tinggi, per CVT bisa mengunci dan tidak sanggup menahan gaya putar. Akibatnya, komponen lain yang terhubung dengannya ikut lepas dan merusak blok kiri mesin.

3. Upgrade CVT yang Tidak Seimbang

Banyak kasus pecahnya CVT terjadi setelah upgrade komponen, tetapi tidak diikuti dengan setting yang tepat. Perubahan bobot roller, per CVT, atau kampas bisa membuat sistem bekerja tidak stabil.

Baca Juga: Kenali Fungsi Kotak Hitam di Atas CVT Skutik Honda

Cara Aman Mengetes Performa CVT

Daripada mengambil risiko CVT pecah, mekanik menyarankan beberapa cara aman untuk mengecek performa motor matic setelah servis atau upgrade:

  • Tes jalan langsung di area aman, bukan di standar tengah.

  • Naikkan RPM bertahap, jangan langsung sampai limit.

  • Gunakan beban nyata (jalan atau rider) agar CVT bekerja sesuai fungsinya.

  • Cek kondisi part CVT seperti roller, per, dan kampas sebelum digeber.

Kasus CVT Honda Vario pecah saat digeber di standar tengah menjadi pelajaran penting bagi pemilik motor matic. Meski terlihat sepele, menggeber mesin hingga limit tanpa beban bisa merusak per CVT dan bahkan membuat blok CVT jebol.

Ingat pesan mekanik: boleh digeber, tapi jangan sampai RPM tinggi. Lebih aman, lakukan tes performa motor di jalan dengan cara bertahap agar mesin dan CVT tetap awet.

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:bahaya geber motor maticblok CVT jebolCVT skutik pecahHonda Vario CVTperawatan CVT motor matic
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Onkyo Luncurkan DSP Stand Alone Canggih di GIIAS 2025, Bisa Langsung Play Musik Hi-Res Tanpa Head Unit!
Tips

Onkyo Luncurkan DSP Stand Alone Canggih di GIIAS 2025, Bisa Langsung Play Musik Hi-Res Tanpa Head Unit!

By Wawan
03/08/2025
Cara Membersihkan Kerak pada Radiator Motor
Tips

Cara Membersihkan Kerak pada Radiator Motor

By otoinfo
28/10/2023
Cara Mengisi Air Zuur Aki Motor dengan Baik dan Benar
Tips

Cara Mengisi Air Zuur Aki Motor dengan Baik dan Benar

By otoinfo
07/11/2023
HeadlineTips

Tips: Yamaha 125Z Ternyata Tak Tahan Lama, Perlu Perawatan Khusus, Sembarangan Bisa “The End”!

By otoinfo
13/07/2020
Tips

Waspada! 5 Penyebab Utama Aki Mobil Meledak dan Cara Mencegahnya

By Fawwaz Rozin
18/08/2024
mode sport
HeadlineInfoTips

Mode Sport: Mode Performa di Sepeda Motor Honda, Buas!

By Sandy
19/08/2023
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?