Otoinfo.id – Banyak pemilik mobil masih mengabaikan oli power steering, padahal cairan ini berfungsi menjaga sistem kemudi tetap ringan dan responsif. Jika kualitas oli menurun atau jumlahnya berkurang, pompa power steering akan bekerja lebih berat dan menimbulkan masalah pada kemudi.
Menurut Bayu Halim, pemilik bengkel spesialis Twin Power di Kramat Jati, Jakarta Timur, sebagian besar pemilik mobil baru sadar ketika gejala sudah muncul.
“Biasanya power steering itu pemilik jarang sadar buat servis atau bahkan ganti oli, padahal kalau sampai lupa servis nanti setir suka berat,” ungkap Bayu.
Kapan Waktu Ideal Mengganti Oli Power Steering Mobil?
Interval Penggantian Rekomendasi
Setiap 40.000 kilometer atau
Setiap 4 tahun sekali, tergantung mana yang lebih dulu tercapai.
Pemeriksaan kondisi oli juga sebaiknya dilakukan setiap kali servis berkala agar potensi masalah bisa terdeteksi lebih awal.
Baca Juga: Harus Tahu, Efek Buruk Terlambat Mengganti Oli Power Steering Mobil
Ciri-Ciri Oli Power Steering Sudah Harus Diganti
1. Warna Oli Berubah
Oli yang sudah keruh atau coklat tua menandakan kualitasnya menurun.
2. Setir Berat Saat Diputar
Gejala umum lainnya adalah setir terasa berat terutama saat parkir atau berbelok di kecepatan rendah.
3. Suara Aneh dari Kemudi
Oli yang buruk bisa menimbulkan suara mendengung atau “ngik” saat setir diputar.
4. Getaran di Setir
Kualitas oli yang jelek atau volumenya kurang bisa membuat kemudi bergetar ketika melewati jalan bergelombang.
Baca Juga: Ciri-Ciri Selang Power Steering Mobil Bocor dan Cara Mengatasinya, Jangan Disepelekan!
Efek Buruk Terlambat Mengganti Oli Power Steering
Jika oli tidak diganti tepat waktu, maka risikonya antara lain:
Pompa cepat aus karena bekerja lebih keras.
Steering rack rusak akibat sirkulasi oli tidak lancar.
Kemudi tidak nyaman, terasa berat dan bergetar.
Biaya perbaikan membengkak, karena kerusakan bisa merembet ke banyak komponen.
Tips Agar Power Steering Awet
Gunakan oli power steering sesuai spesifikasi pabrikan.
Lakukan pengecekan cairan saat servis rutin.
Segera perbaiki jika ada kebocoran pada selang atau boot steering rack.
Jangan tunda penggantian oli ketika gejala awal sudah terasa.
Mengganti oli power steering mobil secara rutin adalah investasi penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Lakukan penggantian setiap 40.000 km atau 4 tahun sekali, serta periksa kondisinya saat servis berkala. Dengan perawatan yang tepat, sistem power steering lebih awet dan risiko kerusakan besar bisa dihindari.
