Otoinfo.id – Bagi sebagian pemilik mobil, tikus di ruang mesin bukan hal asing. Hewan pengerat ini sering mengincar kabel mobil karena aroma karet yang khas dan kondisi ruang mesin yang lembap. Akibatnya, kabel bisa putus, korsleting, hingga merusak sistem kelistrikan mobil.
Menurut Prakoso Budi Susetyo, pemilik bengkel spesialis Prabuss AutoWorks di Tebet, Jakarta Selatan, ada dua faktor utama yang membuat tikus betah bersarang di mobil:
Bau sangit dari kabel karet.
Kelembapan di ruang mesin dan area kolong mobil.
Untungnya, ada cara sederhana untuk mencegah masalah ini tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
1. Jaga Kelembapan Area Parkir
Panaskan Mobil Secara Berkala
Jika mobil jarang dipakai dan hanya terparkir di garasi atau carport, pastikan area kolong mobil tetap kering. Kelembapan tinggi bisa membuat tikus betah dan menjadikannya sarang.
Koko, sapaan akrab Prakoso, menyarankan agar mobil dipanaskan secara rutin. Hawa panas dari mesin akan membantu mengurangi kelembapan di ruang mesin sekaligus menghilangkan bau sangit dari karet kabel.
“Panaskan mobil secara berkala agar hawa panas mesin menjaga area kolong mobil tidak lembab. Hawa panas mesin juga mengurangi bau sangit karet sehingga tikus gak mau mendekat,” jelas Koko.
Baca Juga: Naik Motor Saat Hujan Lebat & Angin Kencang: Bahaya Mengintai dan Tips Aman Berkendara
2. Gunakan Pengusir Tikus Tambahan
Kapur Barus, Bahan Kimia, atau Racun Kering
Selain menjaga kelembapan, pemilik mobil juga bisa menggunakan kapur barus atau bahan kimia khusus pengusir tikus. Bau menyengat dari bahan ini biasanya cukup efektif membuat tikus enggan mendekat ke area mesin.
Jika populasi tikus di sekitar rumah cukup banyak, penggunaan racun tikus kering bisa jadi solusi. Namun, sebaiknya perhatikan lokasi penempatannya agar bangkai tikus tidak menimbulkan bau di sekitar mobil.
Selain itu, kebersihan area parkir sangat penting. Jangan biarkan ada sisa makanan, sampah, atau kotoran yang bisa mengundang tikus bersarang.
Tips Tambahan Agar Mobil Bebas Tikus
Selalu cek ruang mesin sebelum menyalakan mobil jika mobil lama tidak dipakai.
Hindari menyimpan barang yang berpotensi jadi sarang, seperti kain atau kardus, di dekat mesin.
Gunakan jaring kawat atau penutup khusus pada beberapa bagian ruang mesin jika tikus sering masuk.
Cara mencegah tikus menggerogoti kabel mobil sebenarnya cukup sederhana: jaga kelembapan ruang mesin dengan rutin memanaskan mobil, serta gunakan bahan pengusir tikus seperti kapur barus atau racun kering.
Dengan langkah ini, kabel mobil akan lebih aman, sistem kelistrikan terjaga, dan Anda tidak perlu repot mengeluarkan biaya perbaikan akibat ulah tikus.






