Otoinfo.id – Pendidikan vokasi saat ini dituntut mampu mengikuti kebutuhan dunia industri yang terus berkembang. Menjawab tantangan tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Astra Motor Jawa Tengah kembali memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui peresmian Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Kehadiran fasilitas ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di sekolah kini tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga menghadirkan pengalaman kerja nyata yang sesuai dengan standar industri otomotif.
Belajar Layaknya Teknisi Profesional
Pos AHASS TEFA dirancang sebagai tempat praktik yang menyerupai bengkel resmi Honda. Di sini, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melayani langsung konsumen dengan prosedur kerja yang sama seperti di jaringan AHASS.
Seluruh proses servis dilakukan oleh siswa yang telah dinyatakan kompeten melalui Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda. Meski demikian, setiap pekerjaan tetap berada di bawah pengawasan teknisi profesional dari AHASS Astra Motor Weleri sehingga kualitas pelayanan tetap terjaga.
Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi siswa sebelum benar-benar memasuki dunia kerja.
Bengkel Sekolah dengan Standar Industri
Pos AHASS TEFA dilengkapi empat pit servis yang mampu menangani hingga 16 unit sepeda motor Honda setiap hari. Layanan yang tersedia pun cukup lengkap, mulai dari servis berkala, penggantian oli, hingga penyediaan Honda Genuine Parts (HGP).
Selain area servis, konsumen juga mendapatkan fasilitas ruang tunggu yang nyaman dan layanan konsultasi di bagian front desk. Dengan konsep tersebut, siswa dapat memahami seluruh alur operasional bengkel resmi, tidak hanya dari sisi teknis tetapi juga pelayanan kepada pelanggan.

Prestasi yang Menguatkan Kepercayaan
SMK Muhammadiyah 3 Weleri sebelumnya juga meraih penghargaan SMK Mitra Binaan Astra Honda Best of The Best 2025 dalam ajang Festival Vokasi Satu Hati 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi sekolah dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi tinggi di bidang teknik sepeda motor.
Peresmian Pos AHASS TEFA sekaligus menjadi langkah lanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis industri.
Menyiapkan Talenta untuk Industri Masa Depan
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menegaskan bahwa Pos AHASS TEFA bukan sekadar fasilitas praktik, tetapi juga jembatan bagi siswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja profesional.
Program Teaching Factory sendiri merupakan bagian dari komitmen AHM dalam mendukung pendidikan vokasi sejak 2010 melalui pengembangan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.
Melalui kolaborasi ini, dunia pendidikan dan industri semakin terhubung, sehingga lulusan SMK memiliki kompetensi, pengalaman, serta kepercayaan diri yang lebih baik untuk bersaing di sektor otomotif nasional.
