Otoinfo.id – Buat para pengguna motor matic, pernah dengar kode error 12 di Yamaha atau kode error 52 di Honda? Keduanya sama-sama menunjukkan masalah pada sensor CKP (Crankshaft Position Sensor), komponen vital yang membaca posisi dan kecepatan putaran kruk as.
Masalah ini sering terjadi bukan karena sensor rusak, tapi karena kotoran yang menumpuk di area magnet. Umumnya, posisi sensor CKP berada di mesin sebelah kanan, tepat di belakang kipas radiator, sehingga rentan terkena debu dan kotoran jalan.
Kalau dibiarkan, performa mesin bisa terganggu, bahkan menyebabkan motor mati mendadak.
Kenapa Servis Magnet Itu Penting?
Menurut Bhakti David Darmaji, Operational Manager bengkel One Garage yang punya cabang di Pondok Aren dan Ciledug, membersihkan magnet motor matic itu penting untuk menjaga pembacaan sensor CKP tetap akurat.
“Dengan treker magnet, proses membuka area magnet jadi lebih mudah. Magnet dan spul bisa dilepas, lalu sensor CKP dibersihkan,” jelas pria yang akrab disapa BangWok.
Sayangnya, masih banyak bengkel yang enggan melakukan servis ini karena dianggap ribet. Padahal, membersihkan magnet bisa mencegah kerusakan yang lebih mahal di kemudian hari.
Baca Juga: Kasus Petisi Pemilik Wuling Binguo EV Memanas, 830 Konsumen Desak Kompensasi Jutaan Rupiah
Biaya Servis Magnet Motor Matic di Bengkel
Bagi yang nggak mau ribet bongkar sendiri, kamu bisa langsung ke bengkel One Garage. Untuk servis magnet motor matic, biayanya mulai dari Rp 135 ribu.
Selain itu, kalau ditemukan rembesan oli di sekitar sil magnet, disarankan untuk segera mengganti komponen tersebut. Harga sil magnet bervariasi tergantung jenis motor, mulai dari Rp 30 ribuan untuk Yamaha maupun Honda.
Kapan Harus Servis Magnet?
BangWok menyarankan jadwal servis sebagai berikut:
Setiap 6 bulan sekali untuk motor yang dipakai harian atau sering melewati jalan berdebu.
Segera servis jika muncul kode error 12 (Yamaha) atau 52 (Honda).
Ganti sil magnet bila ada rembesan oli.
Dengan perawatan rutin, motor matic kamu akan terhindar dari masalah mendadak dan performa mesin tetap optimal.
