portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineRacing

Honda 86 Ristan Turunkan Tiga Rider di AHDC 2026 Purwokerto, Ajang Pemanasan Jelang Motoprix

HeadlineRacing

ARspeed Semarang Dipercaya Astra Motor Jateng di OMR Honda Vario 160 AHDC 2026, Hadirkan 3 Unit Baru!

HeadlineRacing

Murid Oki Ristan Rafii Boy Junior Siap Beri Ancaman, Raih P2 QTT AHDC 2026 Purwokerto

HeadlineRacing

Omar Bule P3 QTT Beginner AHDC 2026 Purwokerto, SAE Racing Team Eksis Terus

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
MotoGP

Bezzecchi Akui Masih Belum Pahami Motor Aprilia Meski Raih Podium Beruntun

Wawan
Last updated: 19/08/2025 09:22
By Wawan
3 Min Read
Bezzecchi Akui Masih Belum Pahami Motor Aprilia Meski Raih Podium Beruntun
Bezzecchi Akui Masih Belum Pahami Motor Aprilia Meski Raih Podium Beruntun
SHARE

Otoinfo.id – Marco Bezzecchi kini memikul tanggung jawab besar sebagai ujung tombak Aprilia di MotoGP 2025. Sementara Jorge Martín masih berusaha mengejar performa terbaiknya, Bezzecchi menunjukkan konsistensi luar biasa. Hasilnya, ia berhasil membawa pulang podium kedua secara berturut-turut setelah balapan sengit di Red Bull Ring, Spielberg.

Contents
Duel Sengit dengan Marquez dan AldeguerBezzecchi: “Saya Masih Belum Pahami Motornya”Target Selanjutnya: Mengejar Bagnaia

Capaian ini merupakan catatan terbaiknya sejak 2023, ketika ia masih membela tim VR46 dengan Ducati. Namun, meski tampil kuat, Bezzecchi mengaku belum sepenuhnya memahami karakter motor Aprilia.

Duel Sengit dengan Marquez dan Aldeguer

Pada balapan utama di Austria, Bezzecchi sempat memimpin rombongan selama lebih dari setengah jarak lomba. Ia bahkan mampu menahan tekanan Marc Marquez yang mengendarai Ducati hingga sembilan lap tersisa. Sayangnya, ketika kondisi ban mulai menurun, Bezzecchi kehilangan kecepatan.

Marquez akhirnya menyalipnya dengan agresif, dan beberapa lap kemudian, Fermín Aldeguer melesat bak peluru untuk merebut posisi Bezzecchi. Rider asal Italia itu pun harus puas finis di posisi ketiga.

Meski begitu, hasil ini tetap menjadi pencapaian positif bagi Bezzecchi yang berhasil menjaga konsistensi di tengah persaingan ketat.

Bezzecchi: “Saya Masih Belum Pahami Motornya”

Dalam sesi wawancara usai balapan, Bezzecchi menyampaikan bahwa performa apiknya justru datang dengan perasaan yang penuh tanda tanya.

“Saya senang karena Massimo (Rivola, CEO Aprilia Racing) dan para insinyur mengatakan trek ini tidak cocok untuk kami. Nyatanya memang benar, tapi kami tetap bekerja dengan baik. Sprint race dapat posisi keempat, dan hari ini podium,” ungkap Bezzecchi.

Baca Juga: Fabio Quartararo Kagum pada Diogo Moreira: “Pembalap Bertalenta, Layak Naik ke MotoGP 2026!”

Namun, pembalap bernomor 72 itu menambahkan bahwa dirinya masih belum menemukan chemistry penuh dengan Aprilia RS-GP.

“Saya masih belum benar-benar memahami motornya, terutama ketika ban mulai aus. Rasanya sulit menjaga ritme,” tambahnya.

Target Selanjutnya: Mengejar Bagnaia

Dengan podium ini, Bezzecchi kini menempati posisi keempat klasemen sementara. Ia berhasil memangkas jarak dengan Francesco “Pecco” Bagnaia menjadi 55 poin setelah memotong 23 poin hanya dalam empat seri terakhir.

Performa konsisten Bezzecchi membuat banyak pihak percaya bahwa ia bisa menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar musim ini. Bahkan, dukungan dari sang mentor, Valentino Rossi, semakin menambah motivasinya.

Jika ia mampu lebih memahami karakter motor Aprilia, bukan tidak mungkin Bezzecchi akan menjadi pesaing utama Bagnaia dan Marquez dalam beberapa seri mendatang.

Baca Juga: Alex Marquez Ungkap Kunci Kebangkitan Bagnaia di MotoGP 2025: “Hanya Butuh Satu Kemenangan!”

 Meski berhasil meraih podium back-to-back, Marco Bezzecchi masih berjuang memahami motor Aprilia. Konsistensinya kini menjadi senjata utama dalam memburu posisi puncak klasemen MotoGP 2025.

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:aprilia racingmarc marquezmarco bezzecchimotogpMotoGP 2025pecco bagnaiaValentino Rossi
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

jadwal motogp catalunya
HeadlineInfoRacing

Jadwal MotoGP Catalunya September 2023, Jadwal MotoGP September Sesi Latihan, Kualifikasi, Sprint, dan Race

By Sandy
01/09/2023
Yamaha YZR-M1 2024: Lebih Kencang Tanpa Aero
Info

Yamaha YZR-M1 2024: Lebih Kencang Tanpa Aero

By Rifqi Fauzan
03/02/2024
Maverick Vinales berhasil mengejutkan banyak pihak di MotoGP Qatar 2025 dengan performa gemilangnya. Pembalap asal Spanyol yang kini membela tim KTM Tech3 itu sempat mengancam posisi Marc Marquez di Sirkuit Losail, Doha, pada balapan yang digelar akhir pekan lalu. Vinales memulai balapan dari posisi keenam, namun dengan strategi yang brilian dan kecepatan yang luar biasa, ia berhasil melesat ke posisi kedua, tepat di belakang Marc Marquez. Namun, sayangnya, podium kedua yang ia raih harus sirna setelah Vinales dijatuhi penalti 16 detik terkait pelanggaran aturan tekanan ban. Kiprah Manis Vinales di Sirkuit Losail Vinales memberikan penampilan yang sangat mengejutkan pada MotoGP Qatar 2025. Pembalap yang dijuluki Top Gun ini tampil luar biasa, bahkan lebih baik daripada yang diperkirakan, termasuk oleh tim KTM itu sendiri. Pernat, seorang pengamat MotoGP, mengungkapkan bahwa Vinales bahkan lebih cepat dari yang diprediksi banyak orang. “Vinales menunjukkan balapan yang luar biasa. Dia tampil sangat bagus, dan bahkan KTM sendiri mungkin tidak menyangka performanya bisa sekuat itu,” kata Carlo Pernat, dilansir dari Motosan, Jumat (18/4/2025). Namun, penalti 16 detik yang diterima Vinales membuatnya kehilangan podium kedua. Aturan tekanan ban yang ketat memang menjadi sorotan dalam balapan tersebut. Vinales pun menyayangkan keputusan tersebut, yang menurutnya terlalu keras untuk sebuah kesalahan teknis seperti itu. Carlo Pernat Soroti Aturan Tekanan Ban Carlo Pernat tidak hanya memuji performa Vinales, tetapi juga mengkritik aturan tekanan ban yang ia anggap terlalu ketat dan tidak proporsional. Menurutnya, penalti 16 detik untuk pelanggaran tekanan ban di MotoGP Qatar 2025 terasa berlebihan, mengingat Vinales berhasil menunjukkan performa luar biasa yang bahkan membuat tim KTM terkejut. “Seorang pembalap yang finis di posisi kedua, namun dihukum dengan penalti 16 detik, itu terasa berlebihan,” ujar Pernat. “Aturan tersebut masih memakan korban dan perlu dievaluasi. Vinales berhasil tampil dengan luar biasa, tetapi sayangnya, masalah teknis seperti tekanan ban justru merusak hasil tersebut.” Evaluasi Aturan MotoGP dan Dampaknya Carlo Pernat juga menyoroti bahwa aturan tekanan ban yang ketat sebaiknya dievaluasi ulang oleh pihak penyelenggara MotoGP. Ia berpendapat, aturan ini terkadang tidak proporsional dengan pencapaian seorang pembalap yang tampil baik sepanjang balapan. Hal ini bisa memengaruhi persepsi terhadap keadilan kompetisi dan pengalaman balap secara keseluruhan. Vinales, yang tampil sangat kompetitif, bahkan membuat tim KTM dan tim-tim lainnya kesulitan untuk mengejar. Pernat menyatakan, performa Vinales yang memukau di MotoGP Qatar 2025 menunjukkan bahwa pembalap tersebut memang berada dalam bentuk terbaiknya, dan KTM mungkin akan menjadi pesaing serius di musim ini. Kesimpulan: Penampilan mengejutkan Maverick Vinales di MotoGP Qatar 2025 menunjukkan bahwa dia masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi, meskipun sayangnya penalti terkait tekanan ban harus merusak hasil positifnya. Carlo Pernat memuji performa Vinales yang tak terduga dan berharap agar aturan yang mempengaruhi hasil balapan bisa lebih diperhatikan oleh pihak penyelenggara. MotoGP 2025 akan terus menarik untuk diikuti, dengan banyak kejutan yang mungkin datang di balapan berikutnya.
MotoGP

Maverick Vinales Bikin Marc Marquez Ketar-ketir di MotoGP Qatar 2025

By Wawan
19/04/2025

Marc Marquez Tak Percaya Gabung Ducati Lenovo di MotoGP 2025

By Wawan
21/01/2025
Tentukan Posisi Joan Mir! Memperbaiki Peluang di Lintasan Kandang MotoGP Spanyol 2024
InfoProfile

Joan Mir Mencoba ‘Realistis’ Dengan Kemajuan Honda di Jerez

By Sagara
26/04/2024
Antara Tantangan & Harapan! Prediksi Danilo Petrucci untuk Kiprah Marc Marquez di MotoGP 2024
Info

Antara Tantangan & Harapan! Prediksi Danilo Petrucci untuk Kiprah Marc Marquez di MotoGP 2024

By Yudi Jude
24/04/2024
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?