Otoinfo.id – Setelah sekian lama pembalap Italia kembali meraih tahtanya di kancah balap MotoGP. Yap, setelah era keemasan Valentino Rossi, kini muncul era Pecco Bagnaia yang baru saja mencatatkan dirinya sebagai rider Italia yang mampu juara dunia setelah Rossi.
Atas prestasi itu banyak yang menyebut jika Bagnaia ini sebagai penerus dari Rossi. Namun bagi Bagnaia itu tidak akan mungkin. Pasalnya era Rossi dan dirinya sudah sangat berbeda, tidak bisa disamakan terutama dalam hal peta persaingan di lintasan.
Baca Juga : OnePrix 2023 Tasikmalaya (Seri 3): Kisruh Starter Expert, Race Director Punya Wewenang Penuh! Gak Bahaya Ta?
“Cerita ikon MotoGP tidak menarik bagi saya, karena menurut saya setiap orang harus menunjukkan diri mereka apa adanya. Bagi saya, hasil di trek menentukan seorang pembalap, bukan bagaimana mereka berperilaku dan peran apa yang cocok untuk mereka,” ungkap Bagnaia saat wawancara dengan Speedweek.
Menurut Bagnaia segalanya sangat berbeda dari era Rossi, apalagi era Fantastic4 (Rossi, Lorenzo, Pedrosa, Stoner). Pada intinya pengakuan Bagnaia dia tidak ingin disebut sebagai next Rossi, karena era sekarang dan era dulu itu berbeda, tidak bisa disamakan.
“Karena anda juga tidak bisa membandingkan saya dengan Casey Stoner, yang memenangkan kejuaraan dunia bersama Ducati pada 2007.”
Baca Juga : SDC 2023 Lampung (Seri 2) : Ujian Konsistensi Arya Saputra Bersama Jojo Safarindah Imam Racing (Palembang)
“Jika anda berbicara dengan anak muda yang sekarang mulai mengikuti balap, saya yakin mereka akan mengatakan bahwa mereka menyukai apa yang saya lakukan. Jika Anda berbicara dengan seseorang yang telah mengikuti seluruh era Valentino, Casey, Dani, Lorenzo dan Márquez, mereka akan mengatakan bahwa Casey lebih baik,” tukas Bagnaia yang kini sedang pimpin klasemen. Aji
