Otoinfo.id – Jalan tol merupakan infrastruktur vital yang memudahkan perjalanan jarak jauh dengan cepat dan efisien. Namun, untuk menjaga keselamatan di jalan tol, penting bagi setiap pengemudi untuk mematuhi aturan dan larangan yang ada. Mengabaikan aturan ini tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Salah satu pelanggaran yang sering terjadi adalah penggunaan ponsel saat mengemudi. Mengecek pesan atau melakukan panggilan saat berkendara dapat mengalihkan perhatian dari jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga fokus saat mengemudi dan tidak menggunakan ponsel.
Selain itu, penggunaan bahu jalan untuk mendahului kendaraan lain juga merupakan pelanggaran serius. Tindakan ini dapat menyebabkan tabrakan dan berpotensi membahayakan keselamatan semua pengguna jalan.
Pelanggaran lain yang sering diabaikan adalah batas kecepatan. Mengemudi terlalu cepat atau terlalu lambat di jalan tol dapat mengganggu aliran lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Menjaga kecepatan yang aman dan sesuai dengan batas yang ditetapkan adalah langkah krusial untuk keselamatan.
“Pengemudi sering kali meremehkan pentingnya mematuhi aturan di jalan tol. Padahal, ini sangat krusial untuk keselamatan. Menggunakan ponsel saat mengemudi, misalnya, adalah kebiasaan yang sangat berbahaya. Fokus pengemudi harus selalu berada pada jalan,” kata Sony Susmana, pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), dalam wawancaranya dengan Media pada Kamis, (31/7/2024).
Data dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menunjukkan bahwa pelanggaran batas kecepatan dan penggunaan bahu jalan adalah dua pelanggaran paling umum yang menyebabkan kecelakaan di jalan tol. Pada tahun 2023, tercatat lebih dari 1.500 kecelakaan di jalan tol di seluruh Indonesia, dengan sebagian besar disebabkan oleh kelalaian pengemudi yang melanggar aturan lalu lintas.
“Pemeriksaan rutin kendaraan seperti mengecek tekanan ban, sistem rem, dan kondisi mesin sangat penting. Banyak kecelakaan terjadi karena kendaraan yang tidak laik jalan dipaksakan untuk beroperasi di jalan tol,” tambahnya.
Keselamatan di jalan tol juga didukung oleh adanya kamera pemantau dan patroli jalan tol yang rutin memeriksa kondisi lalu lintas dan menindak pelanggar. Namun, tanggung jawab utama tetap ada pada pengemudi untuk mematuhi aturan dan berkendara dengan aman.
Selalu gunakan sabuk pengaman, atur kecepatan sesuai batas yang ditentukan, dan jaga jarak aman dengan kendaraan lain. Dengan mematuhi aturan dan menjaga kendaraan dalam kondisi baik, kita dapat berkontribusi pada keselamatan di jalan tol.
