Otoinfo.id – Menarik diketahui bahwa namanya balapan itu ada istilah keseimbangan antar para kontestan atau peserta. Dari situ, dibuatlah regulasi penyeimbang agar kompetisi tetap kompetitif dan peminatnya tidak bosan atau bahkan pergi.
Pada ARRC 2024 Seri 4 di Mandalika lalu, ada kabar bahwa Yamaha R3 yang saat ini dipakai pada kelas AP250 akan kena sunat RPM atau dipangkas untuk menyeimbangkan persaingan. Seperti diketahui, bahwa Yamaha R3 ini begitu digdaya di ajang balap AP250 ARRC 2024 Mandalika akhir pekan kemarin (27-28/7).
Nah, menanggapi konteks tersebut, Wahyu Rusmayadi selaku Manager Motorsports PT. YIMM memberikan sedikit gambaran jika memang aturan tersebut diterapkan pada seri berikutnya, yakni di Sepang, Malaysia.

Oh ya, sebelumnya RPM Yamaha R3 ini dipatok di angka 12.500. Dengan kabar yang beredar, infonya Yamaha R3 akan dipangkas 200 RPM yang artinya akan jadi 12.300 RPM saja.
“Sebenarnya banyak aspek ya, kita juga perlu tes terlebih dahulu seberapa besar pengaruhnya dengan 200 RPM nanti. Kita mau simulasikan. Seperti perubahan juga barangkali kita perlu adjustment di exhaust gitu ya, yang memang kita bisa customize,” ucapnya saat ARRC Mandalika.
“Tapi belum bisa pastikan kalau belum kita tes. Makanya kita akan tes dulu dengan simulasi 12.300,” sambung Wahyu Rusmayadi yang juga mengatakan dengan adanya langkah penyeimbang seperti ini, maka sangat mendukung.
Yap, menurut Wahyu Rusmayadi, langkah seperti ini memang tidak bisa dihindarkan. Ini menjadi salah satu bagian dari kompetisi yang boleh dibilang memberikan challenge pada tim. Hal ini lah yang jadi daya tarik dan membuka peluang semuanya untuk kompetitif.
