Otoinfo.id-Petinggi OMM (Oneprix Motorsport Manajemen) ‘ketangkap basah’ hadir di seri ke-6 ARRC (Asia Road Racing Championship) di Sirkuit Sepang, Malaysia akhir pekan kemarin (21-22/9). Ada apa gerangan? Imam Sulisto selaku Direktur OMM mengaku melakukan studi banding alias menimba ilmu dengan TWMR (Two Wheels Motor Racing) promotor ARRC. Dibalik itu, portal ini justru mengendus rencana OMM menggelar kejurnas sport di musim depan. Wow!
Baca Juga : ARRC 2019 Sepang (Seri 6): Sentuhan Magis Leon Candra, Wahyu Aji dan Rey Ratukore Raih Podium
“Kami ingin belajar dari TWMR, hasilnya kami banyak dapat pelajaran langsung dari TWMR. Ini semata untuk kemajuan balap tanah air, TWMR memberi motivasi,”ujar Imam yang turut didampingi oleh perwakilan OMM yang lain. Lebih lanjut,”Kami memang sedang riset sistem operasional dari event asia bahkan MotoGP. Mulai dari sistem pengiriman ekspedisi team, sistem aturan crew dll,”katanya. Yup, TWMR dibawah komando Ron Hogg adalah promotor papan atas yang konisten menggelar ARRC sejak tahun 1996. ARRC sendiri tak hanya diklaim sebagai ajang balap kebanggaan bangsa asia tapi suatu tahap penjenjangan sebelum melangkap ke tahap lebih tinggi macam WSBK, MotoGP.
Pastinya, tak hanya menimba ilmu dari sisi kemasan penyelenggaran, tapi bisa juga mengambil catatan penting dari tahapan penjenjangan yang dilakukan TWMR. Yup, hasil bincang-bincang portal ini dengan Ron Hogg disebutkan bahwa saat ini TWMR pegang empat event sekaligus yakni Mini CupPrix, Malaysian CupPrix, MSBK dan ARRC. “Mini CubPrix sejak 2015, Malaysian CupPrix sejak 1994, ARRC sejak 1996 dan tahun ini juga pegang Malaysian Super Bike Championship (MSBK),”kata Paulynne Cheng dalam wawancara terpisah.
Baca Juga : ARRC 2019 Sepang (Seri 6) : Race 2 SS600, Yamaha YZF-R6 Kembali Perkasa, Peerapong Boonlert Juaranya!
“Mini CupPrix menggunakan pocket bike usia 6-12 tahun, dimana rangking 10 besar akan mendapatkan beasiswa untuk naik ke jenjang lebih tinggi yakni Malaysian CupPrix. MiniCupPrix dibagi tiga kategori yakni Kids, Cadet dan Open. Dari MiniCupPrix naik ke jenjang Malaysian CupPrix dengan usia minimal 13 tahun dan dibagi menjadi beberapa kelas OMR Yamaha, OMR Honda (13-16 tahun), Pro Asia Cup (privateer), Wira (bawah 16 tahun), CP115 dan CP150. Dari Malysian Cup Prix naik ke MSBK, lalu ke ARRC,”jelas Paulynne sebagai Kepala Divisi Komunikasi TWMR.

So, untuk Indonesia sendiri penjangan di kelas sport dengan status kejurnas tahun ini justru mati dengan tak jalannya IRS (Indospeed Race Series). Kabarnya dan memang masih kabarnya, OMM berencana menyelenggarakan kembali penjenjaangan kelas sport itu,”Soal itu kita lihat aja nanti. Tapi tak kalah penting juga misi ke Sepang sekaligus support pembalap dan tim balap yang mengharumkan nama Indonesia. Indonesia bisa maju melalui tim dan pembalap asli Indonesia, kami mau sponsor-sponsor asal Indonesia yang mensponsori tim dan pembalap balap luar negri juga harus mau sponsori tim dan pembalap Indonesia. OMM ingin memajukan balap motor Indonesia,”tegas Imam.

Sinyal positif pun diberikan Anindra Ardiansyah Bakrie akrab disapa Ardi Bakrie sebagai salah satu aktor penting dibalik gelaran OnePrix garapan OMM,Tvone dan IMI. Bersama David Burke (Viva Group) dan Sadikin Aksa (IMI),doi berkesempatan berbincang-bincang dengan Mick Doohan, salah satu legenda MotoGP. “Do’akan ya semoga semua lancar dan bisa membawa kemajuan bagi olahraga motorsport di Indonesia,”tulis suami dari artis Nia Ramadhani dalam postingan akun instagram miliknya. Gaspol! Wawan

