Otoinfo – Aion Indonesia yang selama ini fokus pada mobil listrik murni memberikan sinyal akan terjun ke segmen mobil hybrid. CEO Aion Indonesia, Andry Ciu, menyebut pasar hybrid di Indonesia masih besar karena menjadi solusi bagi konsumen yang belum yakin beralih ke mobil listrik penuh.
“Hybrid jadi solusi terutama untuk daerah luar kota besar yang infrastruktur SPKLU-nya belum memadai,” ujar Andry.
Sebagai bagian dari GAC Group, Aion memiliki akses ke beragam model hybrid, termasuk Plug-in Hybrid (PHEV), EREV, dan Hybrid biasa dengan opsi setir kanan. Saat ini, Aion sedang memilah model yang paling cocok untuk pasar domestik.
GAC Trumpchi E9 PHEV: Salah Satu Calon Kuat
Trumpchi E9, MPV besar dengan teknologi PHEV dari GAC, menjadi salah satu kandidat potensial. Mobil ini memiliki kemampuan:
- Pengisian baterai 30-80% dalam 8 menit
- Jarak tempuh listrik hingga 136 km (CLTC)
- Mesin bensin 2.000 cc turbo dengan tenaga 367 hp dan torsi 630 Nm
- Dilengkapi transmisi khusus hybrid (DHT)
Dengan spesifikasi tersebut, Trumpchi E9 berpotensi menjadi opsi alternatif yang lebih terjangkau dibanding Toyota Alphard Hybrid.
