Otoinfo.id-Dipentas balap nasional, rider potensial Dheo Wahyu memang udah punya nama. Dheo Wahyu yang awalnya adalah pembalap motocross, sukses mengibarkan namanya diajang balap ATC (Asia Talent Cup). Sedangkan, Nathaniel Andikara adalah pegokart nasional yang juga prestasinya tak bisa dianggap enteng di kelas Senior. Ada apa dengan Dheo Wahyu dan Nathaniel Andikara? Imam Syafi’i mekanik senior asal Semarang ungkapkan ceritanya!

Baca Juga : Drag Bike 2022: Tetap Gairah Hadapi Musim Depan, Ilham Unyil Berbagi Berkah
Patut dicatat bahwa Imam Syafi’i memang punya kedekatan personal dan emosional dengan Nathaniel Andikara. Bagi Mas Imam-sapaan akrabnya-Nathaniel Andikara bukan sekedar pembalap yang ikut diurusnya, tapi sudah seperti anak sendiri. “Sejak kecil aku sudah ikut Pak Imam, waktu aku ikut balap Gokart didalam negeri dan luar negeri Pak Imam selalu ada,”ungkap Nathan yang diangguki oleh Mas Imam.

Baca Juga : Drag Bike 2022: Sah! Putri Unyil Dikontrak Brand Apparel RHracer dan HBRT Lampung, Berapa?
“Wah! Pokoknya kalo Pak Imam sabr dan sayang banget sama aku. Semua bisa kalo Pak Imam, dari liptt baju sampi cuci baju dan beres-beres barang. Hahaha,”kekeh Nathan tak bermaksud bermanja dan mengurangi nilai mandirinya. Itulah gambaran kedekatan emosional dan personal mereka. Lalu, apa hubungannya dengan Dheo Wahyu?
Baca Juga : Syamsul Arifin Resmi Bergabung PARD, Ini Kata Cak Ipoel SMR!
“Jadi sebelum balap gokart, Nathan pernah main MX50. Nathan dulu pernah pakai KTM 50, waktu. Terus Nathan alami accident jatuh bareng sama Dheio waktu jamping, habis itu nggak boleh lagi sama nenek-nya. Hehe,”ungkap Mas Imam menceritakan. Pun begitu, bagi Mas Imam, Nathan adalah tipikap pembalap agresif. Makanya, dia optimis Nathan bisa cepat adaptasi ikut balap ISSOM. Gaspol! Wawan






