Otoinfo – Pada Sprint MotoGP Qatar yang berlangsung Sabtu (18/11) kemarin, pembalap asal Spanyol, Marc Marquez, mengalami penurunan performa yang cukup mencolok.
Meskipun memulai balapan dari posisi start ke-7 dan menunjukkan awal yang cukup menggembirakan, Marquez mengalami kesulitan di pertengahan balapan setelah terlibat dalam insiden kontak dengan pembalap asal Afrika Selatan, Brad Binder.
Walau mampu mengejar kelompok depan dan berada dekat dengan podium, insiden tersebut memaksa Marquez untuk melebar keluar racing line, mengakibatkan kehilangan banyak posisi di lap ketiga. Akhirnya, pembalap Repsol Honda itu hanya mampu finis ke-11 tanpa meraih poin, terpaut hampir 10 detik dari pemenang balapan, Jorge Martin.
Marc Marquez menyampaikan rasa frustrasinya terkait insiden tersebut. “Kelihatannya sulit dan sudah mencapai batasnya. Tapi itu adalah insiden balapan,” ujar Marquez. Ia menekankan kondisi khusus trek Qatar yang memiliki racing line bersih ideal yang sempit, sehingga keluar dari jalur tersebut dapat menjadi risiko besar.
Pembalap berpengalaman itu juga tidak menggantungkan dendam pada Binder, mengakui bahwa balapan adalah serangkaian insiden. Ia bahkan menyampaikan permintaan maafnya atas kesalahan yang dilakukannya di tikungan 1 di akhir balapan.
“Sirkuit Losail adalah trek di mana menyalip sangat sulit jika Anda tidak memiliki kecepatan,” tambah Marc.
Meskipun demikian, Marquez tetap optimis menyongsong balapan utama MotoGP Qatar yang akan berlangsung pada Minggu (19/11) ini. Sementara itu, harapannya untuk kembali bersaing di depan akan menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan selanjutnya. Otoinfo.
