portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineInfo

Nobar MotoGP 2026 Mandalika Bareng IMI Provinsi, Tiket Cuma Rp165 Ribu! Buruan Daftar

HeadlineRacing

Fian dan Firza “Bali Queen” Terus Berprogress, Mulai Adaptasi Jelang FIM MotoMini Malaysia

HeadlineRacing

Jelang Seri 4 MRS 2026, Nelson Cairoli Siapkan Pacuan Yamaha R3 by The Strokes 55

HeadlineRacing

Fadli Rigani Jadi Penantang Kuat Kelas UB150 MRS 2026, Jarak 1 Poin dari Pimpinan Klasemen!

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
HeadlineTips

Tips: Begini Cara Naik Motor Matik di Tanjakan dan Turunan

otoinfo
By otoinfo
4 Min Read
SHARE

Otoinfo.id – Berkendara di jalanan dengan tanjakan terjal ataupun turunan curam kerap mendapat perhatian istimewa. Melewati kedua jalur jalan ini, kita tidak hanya dituntut meningkatkan kewaspadaan namun juga keterampilan dan kesabaran. Pada dasarnya, berkendara menggunakan sepeda motor matik berbeda dengan sepeda motor yang menggunakan kopling. Sepeda motor tipe sport atau bebek (cub) ketika melewati jalur turunan dapat memanfaatkan engine brake dengan memposisikan gigi 1 untuk membantu mengurangi kecepatan.

Namun seperti apa jika menggunakan sepeda motor matik dengan perpindahan transmisi secara otomatis?

“Setiap pengendara wajib memahami teknik berkendara yang tepat agar mampu menghadapi berbagai kontur dan kondisi jalan. Hal ini sangat membantu kita untuk dapat tetap fokus dalam berkendara agar selamat sampai tujuan dan berkendara pun menjadi menyenangkan”, ujar Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM).

Berikut tips #Cari_aman dari AHM dalam menggunakan sepeda motor matik ketika berada pada jalur tanjakan dan turunan:

  1. Lakukan pengecekan dan pemeriksaan pada kendaraan yang akan digunakan

Untuk menjaga performa kendaraan dan mengurangi potensi terjadinya insiden dari faktor kendaraan, lakukanlah pemeriksaan pada kendaraan yang digunakan mulai dari bahan bakar, oli, rantai, ban, kopling, rem, dan perangkat lainnya.

  1. Kenali kondisi rute yang akan dilalui

Pastikan kita mengetahui rute atau kondisi jalan agar kita dapat antisipasi terlebih dahulu berbagai macam jalur yang akan dilewati. Pengendara sepeda motor dapat mengatur jadwal dan rute perjalanan untuk menghemat jarak, waktu, tenaga serta menghindari kemacetan.

  1. Memasuki jalur yang menanjak

Pada saat akan memasuki jalan menanjak, sebaiknya mengambil jarak yang cukup agar akselerasi sepeda motor dapat melewati tanjakan. Turunkan kecepatan secara bertahap ketika mendekati puncak/jalan datar. Sebelum memasuki jalan menanjak, manfaatkan akselerasi atau momentum dengan menambah gas jauh sebelum jalan menanjak dengan memperhatikan kondisi jalan, kurangi kecepatan ketika mendekati ujung tanjakan dengan tetap memperhatikan kecepatan saat menanjak sebelumnya guna mencegah terlepasnya roda depan ketika mencapai ujung tanjakan.

  1. Memasuki jalan yang menurun

Pada saat akan memasuki jalan menurun, sebaiknya kurangi kecepatan jauh sebelum memasuki jalan menurun yaitu dengan menurunkan gas dan pertahankan kecepatan sepeda motor dengan menggunakan rem depan/belakang. Bila dirasakan pengereman kurang optimal, berhentilah atau menepi sejenak ketika melewati jalan turunan dengan rute yang panjang untuk mendinginkan rem depan/belakang.

  1. Postur berkendara yang tepat

Postur saat berkendara di jalur tanjakan posisikan badan condong ke depan agar roda depan mendapatkan grip (cengkraman) yang kuat terhadap permukaan jalan, demikian pula pada saat berkendara jalur turunan, posisikan postur badan condong ke belakang.

  1. Berhenti di tanjakan

Ketika harus berhenti di tanjakan, komposisi rem belakang sebaiknya lebih besar yang berguna untuk menahan gaya dorong kendaraan ke belakang. Hindari posisi di belakang kendaraan berukuran besar, seperti truk dan bus namun bila terpaksa harus berada di belakang kendaraan besar ambilah posisi di sebelah kiri atau mengambil posisi paling aman di belakangnya.

Dalam kondisi apapun setiap pengguna jalan sebaiknya mengetahui teknik berkendara termasuk di tanjakan dan turunan, hal ini diperlukan guna menjaga keselamatan pengendara dan sekitar serta dapat menerapkan etika #Cari_aman dalam berkendara.  Tim

Portal Berita Otomotif Nasional, menghadirkan berbagai tips otomotif, berita balap motor, update kompetisi balap Indonesia, produk otomotif
Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:naik motor matik di tanjakannaik motor matik di turunanTips Motor Matiktips naik motor
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

HeadlineRacing

IRS 2019 : Rindu Juara, Fritz Yohanez Siap Kasih Kejutan Besar

By otoinfo
12/02/2019
CommunityHeadline

Carnaval Toyota Mania Nusantara (14-15/4) : Never Walk Alone Away form Home!

By otoinfo
14/04/2018
HeadlineRacing

Final ARRC 2022: Race 1 UB150 Jawaranya Filipina!

By otoinfo
19/11/2022
HeadlineInfo

Haji Putra Tegas! Main MRS Berarti Tidak Boleh Ikut LFN HP969 Series

By Puput
16/11/2025
HeadlineRacing

SCP 2023 Bangkinang (Seri 1): Raih Podium MP1, Bukti Potensi Dedy Saputra Bersama ABS R33 HMR Maxi Racing Team

By otoinfo
15/06/2023
Hasil-Arrc-2023-Mandalika
HeadlineInfoRacing

Hasil Asia Road Racing Championship 2023 Race 1 Mandalika (12 Agustus), Terlengkap!

By Sandy
14/08/2023
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?