Otoinfo.id – Pembalap Ducati Lenovo Team yang akrab disapa ‘Pecco’ Bagnaia ini punya ambisi besar jadi juara dunia MotoGP 2022. Momentum yang belum dirasakan lagi bagi Ducati, semenjak tahun 2007 berhasil meraih gelar juara dunia lewat Casey Stoner. Selain stoner, ada nama Troy Bayliss yang meraih juara WorldSBK bersama tim Pabrikan asal Ducati tersebut.
Sekarang harapan itu melekat pada Pecco. Rider kelahiran Turin, Italia yang memang menjadi salah satu rider favorit, rider yang digadang-gadang bakal meraih juara dunia musim 2022 nanti, melihat dari performanya yang meningkat di akhir musim lalu.

Baca Juga : Tidak Jadi Aramco, Tim VR46 MotoGP Dapat Sponsor Baru Ini!
Di sisi lain, Pecco tak ingin disamakan dengan Stoner maupun Troy Bayliss. Ia punya karakter berbeda. “Saya berbeda dari Casey dan Troy. Namun, kami sama-sama pembalap dan punya target sama: kemenangan,” ungkap Pecco dalam wawancaranya dengan LaStampa (28/12/21), dikutip dari Motosan.
Pecco menjadi runner-up MotoGP musim 2021 di belakang Fabio Quartararo. Pecco sangat waspada dan bertekad akan mengalahkan rider Monster Energy Yamaha MotoGP itu. Ia akan lebih hati-hati dan tidak akan mengulang kesalahan seperti musim lalu.

Baca Juga : MotoGP 2021: Harapkan Kesembuhan, Puig Samakan Marc Marquez Seperti Michael Jordan!
“Fabio harus dikalahkan. Ia pasti akan punya tekanan. Ia akan jadi rival besar yang harus saya lawan. Pada 2021, saya melakukan beberapa kesalahan, ada beberapa masalah, hal-hal yang tak boleh terulang. Tapi Ducati tak pernah memberi saya beban, selalu ada harmoni, dan ini bikin saya serasa di rumah sendiri,” tutur Bagnaia. Taufik






