Otoinfo.id – Akhir pekan ini, Gandewo Abimanyu kembali menghadapi tantangan di Mandalika Racing Series (MRS) Round 4, 19-20 September 2026.

Rider bernomor start 20 itu akan turun di kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15 bersama skuad ART Yogyakarta di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB.
Saat ini Gandewo menempati posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 46 poin.
Namun, perjalanan pembalap muda asal Yogyakarta ini tentu bukan semata tentang angka di klasemen. Ada proses panjang yang sedang dijalani untuk membentuknya menjadi rider yang semakin matang.
Tidak Semua Balapan Berakhir dengan Senyum
Dunia balap mengajarkan bahwa tidak setiap perjuangan berakhir sesuai harapan. Ada podium yang dirayakan, tetapi ada pula hasil yang harus diterima dengan lapang dada.
Gandewo pun pernah merasakan kecewa ketika hasil balap belum sesuai target.
Di momen seperti itu, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanannya.
“Harapannya dia besar buat ke internasional, Om, seperti harapan almarhum papanya,” ungkap sang mama.
Kepergian sang papa memang meninggalkan ruang tersendiri. Namun, Gandewo terus melanjutkan prosesnya di lintasan, belajar dari setiap race dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk berkembang.
Satu Pelukan, Kemudian Kembali Berjuang
Ada cerita sederhana yang menggambarkan kedekatan Gandewo dengan mamanya.
Sejak dulu, ketika kalah atau mendapat teguran dari sang papa, Gandewo biasanya mencari mamanya.
“Kadang cuma minta peluk saja dia sudah merasa better, merasa lebih baik,” tuturnya.
Sederhana, tetapi mungkin justru di situlah kekuatan seorang anak untuk kembali bangkit.
Sebab setelah rasa kecewa mereda, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan: mengevaluasi, belajar dan kembali bersiap menghadapi balapan berikutnya.
Mandalika, Lanjutkan Prosesnya
Kini Mandalika kembali menunggu.
Nomor 20 akan kembali berada di starting grid, membawa pengalaman dari seri-seri sebelumnya dan semangat untuk memberikan kemampuan terbaik.
Gandewo masih punya perjalanan panjang.
Maka tidak perlu terburu-buru mengejar hasil akhir.
Nikmati setiap lap, belajar dari setiap kesalahan, dan terus berkembang dari satu balapan ke balapan berikutnya.
Kalau podium datang, syukuri.
Kalau hasil belum sesuai harapan, jangan terlalu lama larut dalam kecewa.
Karena seorang pembalap tidak hanya dibentuk oleh kemenangan, tetapi juga oleh cara ia menghadapi kekalahan.
Gas terus, Gandewo.
Mandalika adalah satu lagi halaman dalam perjalanan panjangmu. Selamat menikmati balapan, Nak.


