portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineInfo

83 Rider Dari 17 Negara Berebut Tiket Moto4 Asia Cup 2027, 7 Talenta Indonesia Siap Unjuk Gigi!

HeadlineRacing

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Hadir, Seri Perdana Siap Digelar 29-30 Agustus di Wonosari

HeadlineInfo

H. Supriyono Tegaskan Tak Ada Deal Politis, Siap Berjuang Hingga Akhir di Musprov IMI DKI Jakarta

HeadlineRacing

Kruk As MCR Kembali Jadi Andalan! 125Z Pacuan Aldiaz Curi Perhatian di SuperPrix Surabaya

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
Honda

Drama di Lap Terakhir! Ramadhipa Gagal Podium di Jerez, Tapi Masih Jaga Asa Juara Moto3 Junior 2026

Wawan
Last updated: 09/07/2026 22:29
By Wawan
6 Min Read
Pebalap muda Indonesia M. Kiandra Ramadhipa meraih sembilan poin pada putaran Moto3 Junior World Championship 2026 di Jerez. Meski gagal finis di race kedua akibat insiden lap terakhir, peluang merebut gelar juara masih terbuka.
Pebalap muda Indonesia M. Kiandra Ramadhipa meraih sembilan poin pada putaran Moto3 Junior World Championship 2026 di Jerez. Meski gagal finis di race kedua akibat insiden lap terakhir, peluang merebut gelar juara masih terbuka.
SHARE

Otoinfo.id – Performa impresif kembali ditunjukkan pebalap muda Indonesia M. Kiandra Ramadhipa pada putaran ketiga Moto3 Junior World Championship 2026 di Circuito de Jerez–Ángel Nieto, Spanyol. Meski gagal mengamankan podium akibat insiden dramatis di lap terakhir race kedua, pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu tetap membawa pulang sembilan poin penting yang menjaga peluangnya dalam perebutan gelar juara musim ini.

Contents
Start Meyakinkan, Ramadhipa Tampil Cepat Sejak KualifikasiRace Pertama Diwarnai Red Flag, Ramadhipa Amankan Poin PentingPeluang Podium Sirna Akibat Insiden Lap TerakhirKontak di Lap Terakhir Gagalkan PodiumRamadhipa: Saatnya Bangkit di Magny-CoursAstra Honda Motor Tetap OptimistisKlasemen Masih Terbuka, Selisih Hanya Sembilan PoinFokus Putaran Berikutnya di Magny-Cours

Akhir pekan di Jerez menjadi gambaran lengkap perjuangan Ramadhipa. Mulai dari tampil cepat saat sesi kualifikasi, bertarung di barisan depan, hingga harus menerima kenyataan pahit setelah terjatuh ketika podium sudah berada di depan mata.

Start Meyakinkan, Ramadhipa Tampil Cepat Sejak Kualifikasi

Sebelum balapan dimulai, Ramadhipa berhasil mencuri perhatian dengan mencatatkan performa apik di sesi kualifikasi. Pebalap asal Sleman, Yogyakarta, itu sukses mengamankan posisi start kelima, sebuah modal penting untuk bersaing di kelompok terdepan.

Namun, jalannya race pertama tidak berjalan sesuai harapan. Start yang kurang sempurna membuatnya kehilangan beberapa posisi pada tikungan-tikungan awal.

Meski sempat tercecer hingga posisi kedelapan, Ramadhipa tetap berusaha menjaga ritme balapan sambil mengejar rombongan terdepan.

Race Pertama Diwarnai Red Flag, Ramadhipa Amankan Poin Penting

Balapan pertama berlangsung dalam kondisi lintasan yang sangat panas dengan suhu aspal mendekati 44 derajat Celsius.

Persaingan sempat dihentikan akibat insiden yang melibatkan salah satu pebalap sehingga race harus diulang dengan durasi yang dipangkas menjadi 10 lap.

Setelah restart, Ramadhipa kembali memulai balapan dari posisi kedelapan. Persaingan yang ketat sempat membuatnya keluar dari posisi sepuluh besar.

Meski demikian, pembalap Honda Asia Dream Racing Junior Team menunjukkan ketenangan. Sedikit demi sedikit ia memperbaiki posisi hingga akhirnya menyentuh garis finis di urutan ketujuh.

Hasil tersebut memberikan tambahan sembilan poin yang sangat berarti dalam persaingan klasemen sementara.

Peluang Podium Sirna Akibat Insiden Lap Terakhir

Race kedua berlangsung hanya beberapa jam setelah balapan pertama dengan kondisi lintasan yang jauh lebih ekstrem.

Suhu aspal bahkan mencapai 60 derajat Celsius, membuat para pebalap harus bekerja lebih keras menjaga performa ban dan motor.

Berbeda dengan race pertama, kali ini Ramadhipa mampu melakukan start dengan sangat baik. Ia langsung bergabung dalam persaingan lima besar dan perlahan masuk ke perebutan posisi podium setelah dua rivalnya mengalami kecelakaan.

Mengendarai Honda NSF250RW, Ramadhipa terlihat nyaman bertarung di grup depan bahkan sempat berpeluang finis di tiga besar.

Sayangnya, keberuntungan belum berpihak kepada pembalap Indonesia tersebut.

Kontak di Lap Terakhir Gagalkan Podium

Saat memasuki lap terakhir, Ramadhipa mengalami kontak dengan pebalap lain yang mengenai sisi kanan motornya.

Benturan tersebut membuatnya terjatuh ketika peluang podium sudah berada di depan mata.

Meski mampu bangkit dan kembali melanjutkan balapan, Ramadhipa hanya mampu menyelesaikan race di posisi ke-21, sehingga gagal menambah poin pada balapan kedua.

Ramadhipa: Saatnya Bangkit di Magny-Cours

Ramadhipa mengaku kecewa dengan hasil race kedua, namun tetap mengambil sisi positif dari akhir pekan di Jerez.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi seri berikutnya.

“Race satu berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme sehingga memilih mengamankan poin. Pada race kedua saya mencoba memimpin balapan, tetapi pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh. Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil lebih kuat di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa.

Astra Honda Motor Tetap Optimistis

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai perjuangan Ramadhipa tetap layak diapresiasi meskipun hasil maksimal belum berhasil diraih.

Menurutnya, konsistensi dan perkembangan performa pembalap muda Indonesia tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi putaran selanjutnya.

“Ramadhipa mampu menunjukkan perjuangan yang solid dalam dua race berbeda. Kami akan terus memberikan dukungan agar ia semakin kompetitif dan mampu meraih hasil terbaik pada putaran berikutnya,” kata Andy.

Klasemen Masih Terbuka, Selisih Hanya Sembilan Poin

Tambahan sembilan poin dari Jerez membuat peluang Ramadhipa untuk bersaing memperebutkan gelar juara Moto3 Junior 2026 tetap terbuka lebar.

Saat ini, pembalap Indonesia itu menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 60 poin.

Ia hanya terpaut sembilan poin dari tiga pebalap yang sama-sama memimpin klasemen sementara, sehingga persaingan menuju gelar masih sangat kompetitif.

Fokus Putaran Berikutnya di Magny-Cours

Usai seri Jerez, seluruh tim akan bersiap menghadapi putaran keempat FIM MotoJunior World Championship 2026 yang akan berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli 2026, sebelum kompetisi memasuki jeda musim panas.

Sirkuit Magny-Cours akan menjadi kesempatan bagi Ramadhipa untuk bangkit sekaligus memangkas selisih poin dari para pemuncak klasemen.

Jerez menghadirkan dua cerita berbeda bagi M. Kiandra Ramadhipa. Di satu sisi, ia berhasil mengamankan poin penting melalui finis ketujuh pada race pertama. Di sisi lain, insiden pada lap terakhir race kedua menggagalkan peluang podium yang sudah di depan mata.

Meski demikian, hasil di Jerez belum mengubah peta persaingan secara signifikan. Dengan selisih hanya sembilan poin dari pimpinan klasemen, Ramadhipa masih memiliki peluang besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar Moto3 Junior World Championship 2026 saat balapan berlanjut di Magny-Cours.

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:AHMAstra Honda Motorbalap motorCircuito de JerezFIM MotoJuniorHonda Asia Dream Racing Junior TeamjerezKiandra Ramadhipamagny coursMoto3 JuniorMoto3 Junior World Championship 2026Motorsport IndonesiaNSF250RWPebalap Indonesiaramadhipa
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Jutaan Orang Sudah Pakai Motor Ini! Apa Rahasia Populer Honda Beat Sporty CBS FI?
Honda

Jutaan Orang Sudah Pakai Motor Ini! Apa Rahasia Populer Honda Beat Sporty CBS FI?

By Wawan
24/07/2025
HeadlineRacing

Pertamina Enduro Kolaborasi dengan VR46 Riders Academy, Berikan Pelatihan Motorsport bagi Talenta Muda Indonesia

By Wawan
28/01/2025
Aditya Fauzi sukses meraih podium pada debutnya bersama King23 Racing di kelas Bebek 4T TU 130 Super Prix 2026 Boyolali, meski masih mengakui ada kendala pada set up motor.
HeadlineRacing

Debut Manis Aditya Fauzi di Super Prix 2026 Boyolali, Langsung Persembahkan Podium untuk Yamaha Devina Kate

By Wawan
23/05/2026
Bikin Pangling! Honda Monkey 125 Tampil Retro tapi Fitur Kekinian, Ini Harganya per Mei 2024
Honda

Bikin Pangling! Honda Monkey 125 Tampil Retro tapi Fitur Kekinian, Ini Harganya per Mei 2024

By Wawan
24/07/2025
Honda PCX 160 2024 Skuter Matic Premium di Purwokerto
AgendaHeadlineHondaInfoProductYamaha

Honda PCX 160 2024: Skuter Matic Premium di Purwokerto

By Dhimas Cipta
22/08/2024
Pedro Acosta Membuat Kejutan di MotoGP Pujian dari Dani Pedrosa dan Tantangan di Grand Prix Spanyol
Racing

Pedro Acosta Membuat Kejutan di MotoGP: Pujian dari Dani Pedrosa dan Tantangan di Grand Prix Spanyol

By Oktavian Khairul
20/04/2024
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?