Otoinfo.id – Bantul, Upaya pengembangan desa wisata berbasis ekonomi kreatif kembali mendapat sorotan melalui kegiatan Media Tour yang digelar Astra Motor Yogyakarta di kawasan Desa Wisata Krebet pada 22 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Desa Sejahtera Astra yang berfokus pada penguatan UMKM, pariwisata, dan keberlanjutan lingkungan di desa binaan.
Desa Krebet Naik Kelas Lewat Program Pemberdayaan Ekonomi

Desa Krebet kini berkembang menjadi salah satu contoh desa wisata berbasis ekonomi kreatif di Bantul. Melalui pendampingan berkelanjutan, program ini telah menjangkau sekitar 154 pelaku UMKM, pengelola homestay, hingga kelompok pengelolaan lingkungan seperti bank sampah.
Dampaknya tidak hanya terlihat dari peningkatan aktivitas wisata, tetapi juga dari pertumbuhan pendapatan pelaku usaha yang disebut meningkat hingga 50 persen seiring meningkatnya permintaan pasar terhadap produk lokal.
Touring Media Pakai Honda PCX 160 Jadi Pengalaman Berbeda
Menjelajah Desa dengan Kenyamanan Skutik Premium
Perjalanan menuju lokasi kegiatan dilakukan dengan konsep riding bersama menggunakan Honda PCX 160. Pengalaman ini memberikan sudut pandang berbeda bagi awak media dalam melihat langsung kondisi akses menuju desa wisata di Bantul.
Kenyamanan dan performa motor tersebut menjadi bagian dari pengalaman perjalanan yang mendukung aktivitas liputan di lapangan.
Dari Batik Kayu hingga Eco-Print, Krebet Pamer Kreativitas Lokal

Workshop Batik Kayu yang Jadi Ikon Desa
Salah satu agenda utama Media Tour adalah workshop batik kayu. Para peserta diajak melihat langsung proses pembuatan topeng kayu khas Krebet yang kemudian dihias dengan motif batik tradisional.
Aktivitas ini menjadi bukti bahwa industri kreatif desa mampu berkembang dari kearifan lokal yang diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Sanggar Seni dan Pelestarian Budaya
Selain kerajinan, peserta juga diajak ke sanggar seni untuk mencoba alat musik gamelan. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa Desa Krebet tidak hanya fokus pada ekonomi, tetapi juga pelestarian budaya Jawa.
Sentra UMKM Krebet Tumbuh dengan Beragam Produk Unggulan

Sanggar PENI dan Produk Kayu Bernilai Tinggi
Agenda berlanjut ke Sanggar PENI Krebet yang menjadi pusat produksi berbagai kerajinan kayu dengan nilai estetika dan ekonomi tinggi. Produk yang dihasilkan mulai dari dekorasi hingga souvenir wisata.
Eco-Print dan Inovasi Pewarna Alami
Peserta juga diperkenalkan dengan rumah mode eco-print yang memanfaatkan daun dan tumbuhan sebagai bahan pewarna alami. Inovasi ini memperkuat identitas Krebet sebagai desa wisata yang ramah lingkungan.

Sinergi Media, Komunitas, dan Korporasi untuk Ekonomi Desa
Menurut Marketing Communication Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, keterlibatan media dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperluas eksposur Desa Krebet agar semakin dikenal secara nasional.
Ia menegaskan bahwa penguatan UMKM, pengelolaan desa wisata, dan pengembangan fasilitas homestay merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem pariwisata berkelanjutan.
Harapan Regenerasi Generasi Muda untuk Desa Wisata Krebet

Pengurus Agus Jati Kumara menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan desa wisata.
Menurutnya, kreativitas dan partisipasi anak muda sangat penting untuk memastikan Desa Krebet tetap hidup dan berkembang sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif.

Desa Krebet Jadi Contoh Nyata Desa Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Transformasi Desa Krebet menunjukkan bagaimana sinergi antara korporasi, masyarakat, dan media dapat menciptakan dampak ekonomi nyata. Desa ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat pertumbuhan UMKM dan pelestarian budaya lokal.
