Otoinfo.id – Mitsubishi Pajero Masuk Generasi Baru, Nama Mitsubishi Pajero sudah lama identik dengan SUV tangguh, berteknologi tinggi, dan berprestasi di ajang reli dunia. Mobil ini bukan hanya menjadi simbol kemampuan offroad, tetapi juga representasi inovasi sistem penggerak empat roda Mitsubishi.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada awal 1980-an hingga produksi globalnya dihentikan pada 2021, Mitsubishi Pajero telah melalui empat generasi utama yang masing-masing membawa perubahan besar, baik dari sisi desain, teknologi, maupun karakter berkendara.
Generasi Pertama Mitsubishi Pajero (1982–1991)
Awal Kelahiran SUV Offroad Murni
Mitsubishi Pajero generasi pertama meluncur pada 1982 sebagai SUV berorientasi offroad sejati. Desainnya mengotak, sederhana, dan fungsional, menyesuaikan kebutuhan petualangan di medan berat.
Pada awalnya, Pajero hanya tersedia dalam versi tiga pintu sebelum akhirnya hadir varian lima pintu. Sistem penggerak yang digunakan masih part-time 4WD, dengan pilihan mesin bensin dan diesel berkapasitas kecil hingga menengah.
Awal Dominasi di Rally Dakar
Nama Pajero mulai mendunia setelah Mitsubishi membawanya ke ajang Rally Dakar, membangun reputasi sebagai SUV yang tangguh, andal, dan kompetitif di medan ekstrem.
Generasi Kedua Mitsubishi Pajero (1991–1999)
Lahirnya Teknologi Ikonik Super Select 4WD
Memasuki generasi kedua, Mitsubishi melakukan pembaruan besar. Desain Pajero berubah lebih membulat dan modern, seiring peningkatan kenyamanan untuk penggunaan harian.
Terobosan terbesarnya adalah hadirnya Super Select 4WD, sistem penggerak yang memungkinkan penggunaan 4WD di aspal kering, sesuatu yang tergolong revolusioner pada masanya. Mesin diesel 2.8 liter 4M40 menjadi salah satu yang paling dikenal.
Pajero “Sarah” dan Versi Evolution
Di Indonesia, Pajero generasi kedua mendapat julukan Pajero “Sarah”, terinspirasi dari kemunculannya di sinetron legendaris Si Doel Anak Sekolahan. Pada generasi ini pula lahir Pajero Evolution, versi performa tinggi yang dirancang khusus untuk reli Dakar.
Generasi Ketiga Mitsubishi Pajero (1999–2006)
Peralihan Struktur Sasis dan Suspensi
Generasi ketiga menjadi titik balik penting. Mitsubishi menggabungkan struktur monokok dengan ladder frame, serta membenamkan suspensi independen di keempat roda, meningkatkan kenyamanan tanpa mengorbankan kemampuan offroad.
Dari sektor mesin, hadir diesel 3.2 liter Di-D (4M41) yang kemudian menjadi tulang punggung Pajero hingga generasi terakhir.
Era Keemasan di Rally Dakar
Pada periode ini, Pajero mendominasi Rally Dakar secara konsisten di awal 2000-an, menjadikannya salah satu SUV tersukses dalam sejarah ajang reli tersebut.
Generasi Keempat Mitsubishi Pajero (2006–2021)
Generasi Penutup dengan Kualitas Premium
Pajero generasi keempat menjadi generasi terakhir secara global. Desainnya tampil lebih elegan dan berkelas, dengan peningkatan signifikan pada kualitas interior, fitur keselamatan, dan kenyamanan berkendara.
Meski tidak mengalami perubahan drastis, Mitsubishi terus menyempurnakan detail teknis, termasuk Super Select 4WD II serta daya tahan mesin diesel 3.2 liter Di-D. Generasi ini bertahan sekitar 15 tahun sebelum resmi dihentikan pada 2021.
Isyarat Penerus Mitsubishi Pajero di Era Baru
Bocoran Siluet SUV Baru Mitsubishi
Belum lama ini, Mitsubishi Motors merilis video sejarah kiprahnya di dunia reli. Di penghujung video, muncul siluet SUV baru yang langsung memicu spekulasi sebagai calon penerus Pajero.
SUV tersebut menampilkan ciri khas desain Mitsubishi terbaru, seperti T-Shape LED Headlight ala XForce dan Destinator, pilar C tebal yang menyatu dengan atap, fender berotot, serta panel hitam doff yang mempertegas karakter SUV.
Pajero atau Pajero Sport Generasi Baru?
Meski belum dipastikan apakah model ini akan meneruskan nama Pajero atau Pajero Sport, kehadirannya menjadi angin segar bagi penggemar SUV legendaris pabrikan tiga berlian.
Mitsubishi Pajero bukan sekadar SUV, melainkan ikon otomotif dengan sejarah panjang, teknologi inovatif, dan prestasi luar biasa di dunia reli. Dari SUV offroad sederhana di era 1980-an hingga SUV premium modern, evolusinya mencerminkan perubahan kebutuhan dan zaman.
Kini, dengan sinyal kehadiran model baru, besar harapan nama besar Pajero akan kembali hadir dalam wujud yang lebih modern, tanpa meninggalkan DNA ketangguhannya.
