Otoinfo.id – Dalam dunia berkendara roda dua, kenyamanan dan keselamatan adalah prioritas. Namun, tidak semua kondisi mendukung posisi duduk ideal. Bonceng menyamping umumnya dilakukan oleh perempuan mengenakan rok panjang sering dianggap lumrah. Padahal, ini bukan gaya berkendara, melainkan bentuk adaptasi dalam situasi tak ideal.
Lantas, bagaimana cara #Cari_Aman jika memang terpaksa harus duduk menyamping di motor? Berikut ini panduan lengkapnya agar tetap aman dan selamat sampai tujuan.
1. Posisi Tubuh Saat Bonceng Menyamping
Bonceng menyamping membuat titik keseimbangan motor berubah. Maka dari itu:
Pegangan yang Benar
- Letakkan tangan kanan di pinggul pengendara untuk menjaga kestabilan.
- Tangan kiri disandarkan di atas lutut kiri sendiri, bukan pada besi behel belakang karena bisa mengganggu handling motor.
Kaki Harus Menapak Footstep
Hindari menggantung kaki. Satu kaki harus mantap menginjak footstep, demi keseimbangan dan mencegah terseret saat motor berjalan.
2. Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap
Ada anggapan keliru bahwa pembonceng lebih aman karena tidak memegang kendali. Faktanya, risiko pembonceng dan pengendara sama-sama tinggi.
Wajib Pakai Safety Gear
- Helm berstandar SNI
- Jaket tebal anti angin
- Celana panjang
- Sepatu tertutup
- Sarung tangan
Keselamatan adalah milik semua, bukan hanya si pengendara.
3. Pakaian Harus Aman, Jangan Menggoda Bahaya
Rok panjang yang menjuntai saat duduk menyamping bisa tersangkut rantai, gir, atau roda. Bahayanya bisa menyebabkan kecelakaan fatal.
Tips Rok Aman Saat Dibonceng Menyamping
- Lipat rok ke depan atau duduk dengan posisi yang meminimalisir ujung rok menjuntai.
- Pastikan tidak ada bagian kain yang terurai ke bawah.
4. Atur Kecepatan dengan Bijak
Posisi menyamping berarti pembonceng tidak seimbang secara alami. Risiko jatuh lebih tinggi, terutama saat menikung atau melaju kencang.
Hindari Kecepatan Tinggi & Miring Tajam
- Perlambat saat belok
- Jaga agar motor tidak terlalu miring
- Ingat, pembonceng menghadap samping, bukan ke depan. Sensasi terguling bisa membuatnya refleks bergerak, yang justru berbahaya.
5. Waspadai Dimensi Kendaraan & Ruang Sekitar
Saat duduk menyamping, lutut pembonceng menonjol ke samping kiri. Ini menambah lebar dimensi motor yang sering tidak diperhitungkan pengendara.
Hati-hati di Jalanan Sempit
- Hindari mepet ke kendaraan lain saat di jalan padat
- Perhatikan posisi lutut pembonceng saat melewati kendaraan dari arah berlawanan
Bonceng Menyamping Adalah Opsi Terpaksa, Bukan Utama
Muhammad Ali Iqbal, salah satu praktisi keselamatan berkendara, mengingatkan bahwa posisi ideal adalah pembonceng menghadap ke depan. Namun jika keadaan memaksa untuk bonceng menyamping, pastikan memahami dan menerapkan tips di atas.
#Cari_Aman bukan sekadar slogan ini adalah gaya hidup berkendara. Jangan hanya bergaya, tapi juga selamat sampai tujuan.
