portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineInfo

83 Rider Dari 17 Negara Berebut Tiket Moto4 Asia Cup 2027, 7 Talenta Indonesia Siap Unjuk Gigi!

HeadlineRacing

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Hadir, Seri Perdana Siap Digelar 29-30 Agustus di Wonosari

HeadlineInfo

H. Supriyono Tegaskan Tak Ada Deal Politis, Siap Berjuang Hingga Akhir di Musprov IMI DKI Jakarta

HeadlineRacing

Kruk As MCR Kembali Jadi Andalan! 125Z Pacuan Aldiaz Curi Perhatian di SuperPrix Surabaya

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
MotoGP

Marquez & Acosta Kompak Tolak Perangkat Stabilitas MotoGP: Bikin Balapan Kehilangan Sensasi!

Wawan
Last updated: 16/08/2025 08:23
By Wawan
3 Min Read
Marquez & Acosta Kompak Tolak Perangkat Stabilitas MotoGP: Bikin Balapan Kehilangan Sensasi!
Marquez & Acosta Kompak Tolak Perangkat Stabilitas MotoGP: Bikin Balapan Kehilangan Sensasi!
SHARE

Otoinfo.id – Jelang MotoGP Austria 2025, pihak penyelenggara memperkenalkan perangkat kontrol stabilitas pada motor MotoGP. Piranti ini dirancang untuk mencegah insiden highside atau terlemparnya pembalap dari motor akibat kehilangan traksi.

Contents
Marquez: Mengurangi Peran Pembalap“Semakin Banyak Elektronik, Semakin Hilang Perbedaan”Acosta: Bisa Jadi BumerangMengingatkan Regulasi 2027Esensi Balapan Dipertaruhkan

Teknologi ini bekerja dengan mengurangi torsi mesin secara otomatis saat sistem mendeteksi ban belakang mulai tergelincir. Harapannya, motor akan lebih mudah dikendalikan dan potensi kecelakaan fatal bisa diminimalkan.

Namun, tidak semua pembalap menyambutnya dengan positif. Dua nama besar, Marc Marquez dan Pedro Acosta, justru kompak menentang inovasi ini.

Marquez: Mengurangi Peran Pembalap

“Semakin Banyak Elektronik, Semakin Hilang Perbedaan”

Marquez, yang sudah menguji perangkat ini di Sirkuit Aragon dan pada tes pramusim di Malaysia, merasa motor memang jadi lebih mudah dikendarai. Meski begitu, ia menilai kemudahan ini justru mengurangi peran keterampilan pembalap dalam mengendalikan motor.

“Semakin banyak hal yang diperkenalkan untuk motor  dalam hal ini perangkat elektronik semakin sedikit perbedaan yang bisa dibuat oleh seorang pembalap,” ujar Marquez, dikutip dari Motorsport (16/8/2025).

Baginya, tantangan mengendalikan motor di batas kemampuan adalah salah satu esensi MotoGP. Menghilangkan tantangan itu demi keamanan dinilainya tidak sejalan dengan jiwa balap.

Baca Juga: Bagnaia Kritik Pedas Sirkuit Balaton Park: Terlalu Lambat untuk MotoGP!

Acosta: Bisa Jadi Bumerang

Mengingatkan Regulasi 2027

Pendapat senada diungkap Pedro Acosta. Rider muda KTM ini menganggap pengenalan perangkat stabilitas justru langkah mundur. Ia mengaitkan hal ini dengan rencana pelarangan ride height device yang akan berlaku pada 2027.

“Setiap kali kami memperkenalkan hal baru, saya pikir kami berjalan ke arah sebaliknya,” tegas Acosta.
“Mulai 2027 kita akan menghapus ride height device, jadi sebaiknya kita juga memikirkan untuk menghilangkan semua alat bantu di atas motor,” tambahnya.

Acosta percaya balapan akan lebih seru jika pembalap sepenuhnya mengandalkan skill tanpa bantuan elektronik berlebih.

Esensi Balapan Dipertaruhkan

Para pembalap MotoGP kerap mengkritik tren teknologi yang membuat motor semakin mudah dikendarai. Menurut mereka, terlalu banyak perangkat elektronik akan mengurangi aksi spektakuler dan atraksi keterampilan yang selama ini menjadi daya tarik utama kejuaraan dunia balap motor paling bergengsi tersebut.

Baca Juga: Jadwal Sprint Race MotoGP Austria 2025: Marquez Incar Pole Position, Bagnaia Siap Balas!

Kini, perdebatan soal batas antara keamanan dan esensi balapan kembali mencuat. Apakah perangkat stabilitas ini akan benar-benar diterapkan penuh, atau justru menuai protes besar-besaran dari pembalap? Semua akan terjawab di paruh akhir musim MotoGP 2025.

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Elektronik Motor MotoGPKontrol Torsi Mesinmarc marquezmotogp 2027MotoGP Austria 2025pedro acostaPerangkat Stabilitas MotoGPRide Height Device
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

InfoRacing

Marc Marquez Siap Lanjutkan Tren Positif di MotoGP Mandalika 2024 Setelah Podium di Misano

By Fawwaz Rozin
24/09/2024
HeadlineRacing

Tepis Rumor Pindah, Marquez Perpanjang Kontrak Hingga 2020

By MT4
27/02/2018
Marc Marquez Kembali ke Sirkuit Jerez! Siapakah yang Akan Mendominasi di Sprint Race MotoGP Spanyol 2024
HeadlineRacing

Marc Marquez Kembali ke Sirkuit Jerez! Siapakah yang Akan Mendominasi di Sprint Race MotoGP Spanyol 2024?

By Bakti Nugroho
27/04/2024
Marquez Terima Penalti Kontak Bastianini Jadi Faktor
AgendaHeadlineInfoRacing

Marquez Terima Penalti: Kontak Bastianini Jadi Faktor

By Dhimas Cipta
01/07/2024
Valentino Rossi vs Marquez! Jorge Lorenzo Ungkap Perbedaan Popularitas
Headline

Valentino Rossi vs Marquez! Jorge Lorenzo Ungkap Perbedaan Popularitas

By Yudi Jude
09/06/2024
Ducati Mengungkapkan Kekhawatiran Terhadap Masa Depan Di Giannantonio di MotoGP 2024
Info

Ducati Mengungkapkan Kekhawatiran Terhadap Masa Depan Di Giannantonio di MotoGP 2024

By Panji
21/11/2023
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?