Otoinfo.id – Honda CT125 menjadi salah satu motor retro adventure yang mendapat sambutan hangat di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Thailand. Meskipun secara desain tampak mirip, ternyata ada beberapa perbedaan yang cukup mencolok di antara versi yang dipasarkan di kedua negara ini. Perbedaan tersebut meliputi harga, fitur bawaan, dan detail teknis yang memengaruhi pengalaman berkendara.
Perbandingan Harga CT125 Indonesia vs Thailand
Harga di Indonesia
Honda CT125 resmi hadir di Indonesia melalui jalur CBU (Completely Built-Up). Harga jualnya berada di kisaran Rp 81–85 juta, tergantung dealer dan lokasi pembelian. Tingginya harga ini dipengaruhi oleh biaya impor dan pajak.
Harga di Thailand
Di Thailand, Honda CT125 dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau, yakni sekitar ฿87.000–฿90.000 (setara Rp 38–40 juta). Faktor produksi lokal dan pajak yang lebih rendah membuat banderolnya bisa hampir setengah dari versi Indonesia.
Baca Juga: Honda CT125 2024: Spesifikasi Lengkap, Fitur Modern, dan Konsumsi BBM Super Irit untuk Petualangan
Perbedaan Fitur dan Spesifikasi
1. Warna dan Varian
- Indonesia: Umumnya hanya tersedia dalam varian warna terbatas seperti Glowing Red dan Matte Fresco Brown.
- Thailand: Pilihan warna lebih beragam, termasuk edisi spesial atau limited edition yang tidak selalu masuk ke pasar Indonesia.
2. Sistem Penerangan
Kedua versi sudah menggunakan lampu LED penuh, namun beberapa unit di Thailand menawarkan aksesoris bawaan seperti pelindung lampu depan (headlight guard), yang di Indonesia biasanya dijual terpisah.
3. Aksesori dan Rak Belakang
- Indonesia: Rak belakang hadir dengan ukuran standar bawaan pabrik.
- Thailand: Beberapa varian memiliki rak belakang lebih besar, cocok untuk membawa barang lebih banyak saat touring.
Dimensi dan Mesin: Sama tapi Beda Detail
Secara umum, mesin kedua versi sama — 4-Stroke, SOHC, 124 cc, pendingin udara, tenaga sekitar 9,1 hp, dan torsi 11 Nm. Transmisi manual 4 percepatan juga identik. Dimensi panjang 2.015 mm, lebar 810 mm, tinggi 1.095 mm, dan ground clearance 170 mm tidak berubah.
Namun, setelan suspensi belakang di Thailand kadang sedikit lebih empuk untuk menghadapi jalanan pedesaan, sementara di Indonesia disesuaikan dengan kebutuhan perkotaan dan touring.
Konsumsi BBM
Efisiensi bahan bakar kedua versi relatif sama, berada di kisaran 2,9–3,0 L/100 km, membuatnya tetap ekonomis untuk penggunaan harian atau jarak jauh.
Mana yang Harus Dipilih?
Jika Anda mencari harga yang lebih ramah kantong, versi Thailand jelas lebih menggoda, meskipun harus mempertimbangkan proses impor pribadi atau membeli dari importir umum. Versi Indonesia menawarkan kenyamanan purna jual resmi dengan jaringan dealer Honda yang luas, meski harganya lebih tinggi.
Perbandingan Honda CT125 Indonesia vs Thailand menunjukkan bahwa keduanya sama-sama andal secara performa, namun berbeda dari segi harga, pilihan warna, dan kelengkapan aksesoris. Pilihan terbaik tergantung kebutuhan Anda: keamanan garansi dan kemudahan servis di Indonesia, atau harga yang jauh lebih murah jika memilih versi Thailand.
