Otoinfo.id – Ada yang beda di final round Super Drag Way (SDW) 2025 di Lanud Gading, Wonosari. Di tengah deretan mobil bertenaga besar dan suara menggelegar, Wak Haji Racing Team (WKRT) sukses mencuri perhatian dengan menurunkan mobil listrik BYD. Yap, mobil yang biasa dikenal irit dan ramah lingkungan ini, ternyata bisa diajak ngebut juga di lintasan lurus.

Menariknya, BYD belum banyak dikenal sebagai kendaraan untuk drag race. Tapi WKRT sepertinya nggak takut tantangan. Mereka justru melihat peluang dan membuktikan bahwa mobil listrik juga bisa bersaing di dunia balap. Tanpa ubahan ekstrem, BYD milik WKRT hanya menjalani modifikasi ringan, bobot dikurangi, pelek dibuat lebih ringan, suspensi diganti menyesuaikan kebutuhan balap, serta ban disesuaikan dengan jenis dan kompon khusus drag race.

Salah satu pembalap WKRT, Ovana, yang ditemui saat jeda siang mengungkapkan, “Kami fokus ke pengurangan beban dan setelan kaki-kaki. Selebihnya, kita biarkan BYD menunjukkan potensinya sendiri.” Selain Ovana, ada juga Hafiz, pembalap muda yang dipercaya menaklukkan lintasan dengan tenaga listrik.
Langkah berani dari WKRT ini nggak cuma jadi angin segar di dunia drag race, tapi juga membuka mata bahwa masa depan motorsport bisa saja semakin dekat ke teknologi ramah lingkungan. Siapa sangka, mobil listrik bisa sekeren ini di arena balap.


