Otoinfo – Pertempuran gelar MotoGP 2024 mengalami perubahan dramatis menjelang liburan musim panas di Sachsenring, Jerman.
Jorge Martin kehilangan posisi puncak klasemen setelah terjatuh saat memimpin balapan hanya dua lap sebelum finis. Insiden ini memungkinkan Francesco Bagnaia, rival utamanya, untuk meraih kemenangan dan secara langsung merebut posisi teratas di klasemen menjelang paruh musim.
Kejatuhan yang tak terduga dari Martin juga membantu saudara Marquez naik podium. Marc Marquez berhasil finis kedua setelah memulai balapan dari posisi 13, sedangkan Alex Marquez mengikuti di belakangnya.
Balapan ini menjadi momen bersejarah bagi saudara Marquez, karena ini adalah kali pertama sejak Nobuatsu dan Takuma Aoki pada tahun 1997 dua saudara naik podium di kelas premier Grand Prix.
Enea Bastianini menunjukkan kecepatan akhir yang luar biasa dengan finis di posisi empat, di depan Franco Morbidelli. Miguel Oliveira menjadi pembalap terbaik non-Ducati di posisi enam.
Di tempat ketujuh, pembalap rookie Tech3 GASGAS, Acosta, melampaui Brad Binder dari tim RC16, sementara Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez, yang memulai dari baris depan, menyelesaikan sepuluh besar.
Fabio Quartararo menjadi pembalap teratas dari pabrikan Jepang di posisi sebelas, dalam balapan yang minim aksi bagi pembalap MotoGP berpengalaman.
Maverick Vinales, setelah kehilangan posisi keenamnya dalam foto finish Sprint Race, tergelincir ke gravel dan finis di posisi dua belas.
Honda terbaik, Takaaki Nakagami, finis di posisi lima belas, hanya berjarak 0,037 detik dari Luca Marini yang berjuang untuk mencetak poin pertamanya musim ini.
Sayangnya, Aleix Espargaro absen dari balapan ini karena cedera tangan yang dideritanya sebelumnya di Assen.
Hari Minggu yang lebih sejuk dibandingkan Sprint memaksa semua pembalap memilih ban belakang Medium, bukan Soft, untuk menghadapi jarak 30 lap dengan ban depan Hard.
Peraturan tekanan ban yang direvisi untuk tahun 2024 juga diberlakukan, dengan pengendara harus mematuhi batas minimum tekanan ban depan 1,8 bar untuk 60% jarak Grand Prix atau 30% Sprint. Melanggar aturan ini berarti dikenai penalti waktu 16 detik untuk balapan penuh dan 8 detik untuk Sprint.
Jeda musim panas MotoGP telah dimulai, dengan Grand Prix Inggris berikutnya dijadwalkan di Silverstone pada 2-4 Agustus mendatang. Otoinfo
