portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineRacing

Juna Podium Race 1 Open, Honda BKJU Konsisten Berprestasi di AHDC 2026 Purwokerto

HeadlineRacing

Abiyan Razga Racing Team Tampil Gemilang di AHDC 2026 Purwokerto, Raih Dua Podium Matic!

HeadlineRacing

MX King MKRT Pecah Telur di Paser Cup Race 2026 Seri 2, UB130 Tetap Podium!

HeadlineRacing

Hasil Lomba Astra Honda Dream Cup 2026 Purwokerto

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
HeadlineProduct

Rencana Ekspansi BYD di Vietnam Terancam Gagal! Pembatalan Mendadak oleh NEH

Yudi Jude
Last updated: 31/05/2024 16:27
By Yudi Jude
4 Min Read
Rencana Ekspansi BYD di Vietnam Terancam Gagal! Pembatalan Mendadak oleh NEH
SHARE

Otoinfo – Ekspansi BYD ke pasar Vietnam menghadapi hambatan besar setelah New Energy Holdings (NEH) secara tiba-tiba menghentikan kerjasama dengan mereka pada 6 Mei lalu. NEH adalah perusahaan distribusi terkemuka di Vietnam dan anak perusahaan dari Tasco Auto. Sebelumnya, NEH berencana untuk mendirikan 50 diler BYD yang dijadwalkan akan dibuka pada akhir tahun 2024. Keputusan ini dilaporkan oleh CarNewsChina pada Kamis, 9 Mei.

BYD, perusahaan otomotif raksasa dari China, mengklaim bahwa rencana mereka di Vietnam tidak akan terpengaruh signifikan dan mereka masih memiliki banyak mitra lain di negara tersebut. Namun, penghentian kerjasama oleh NEH, yang mengelola sekitar seperlima dari jumlah diler yang direncanakan, diperkirakan akan memperburuk situasi.

NEH menyatakan bahwa keputusan ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian strategi bisnis mereka. Mereka mengungkapkan bahwa rencana ekspansi tersebut akan membagi sumber daya mereka terlalu tipis sehingga sulit untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Lebih lanjut, NEH menyatakan niat mereka untuk berdiskusi dengan investor lain guna mentransfer atau menyewakan diler yang belum selesai untuk melanjutkan proyek BYD di Vietnam.

Hal ini menjadi pukulan besar bagi BYD, terutama karena rencana NEH sebelumnya telah berada pada tahap yang cukup maju. NEH telah secara agresif merekrut personel untuk toko-toko mereka, termasuk di Hanoi, ibukota Vietnam, dan Ho Chi Minh, kota terbesar dan pusat bisnis. Tasco Auto, pemilik NEH, memiliki 86 showroom di seluruh negeri dan mendistribusikan 14 merek terkenal termasuk Toyota, Ford, Mitsubishi, dan Volvo. Tahun lalu, mereka juga membawa Lynk & Co ke Vietnam.

Rencana awal penjualan BYD di Vietnam mencakup lini produk yang telah mereka pilih untuk hampir semua pasar baru, yaitu trio Dolphin, Seal, dan Atto 3. Mobil-mobil ini akan diimpor dari China pada awalnya, namun nantinya akan datang dari Thailand setelah pabrik senilai 504 juta dolar AS milik BYD mulai berproduksi di sana akhir tahun ini. Pada akhir tahun ini, BYD juga akan menambahkan model Han, Song, dan Tang ke dalam jajaran produk mereka.

BYD berencana menjadi perusahaan mobil listrik kedua di Vietnam yang memiliki jajaran produk yang beragam setelah VinFast, juara lokal. Mereka bukan satu-satunya produsen China yang menjual mobil listrik di Vietnam, karena Wuling juga menjual Hongguang Mini EV di sana. Peta jalan BYD Vietnam yang diterbitkan beberapa hari yang lalu mengklaim akan ada 50 diler pada akhir tahun ini, dan mereka menargetkan penjualan 5.000 mobil selama paruh kedua tahun ini di negara tersebut.

Pada Mei 2023, pemerintah Vietnam mengumumkan bahwa BYD akan membangun pabrik di provinsi Phu Tho untuk memproduksi mobil listrik. Namun, proyek tersebut diyakini telah ditunda oleh BYD demi fokus pada pembangunan pabrik senilai 1,3 miliar dolar AS di Indonesia yang diumumkan pada Januari 2024.

Penghentian kerjasama oleh NEH tentu menjadi tantangan besar bagi BYD dalam mengeksekusi rencana ekspansi mereka di Vietnam. Ke depannya, BYD perlu merestrukturisasi strategi mereka dan mencari solusi alternatif untuk tetap dapat bersaing di pasar otomotif Vietnam yang semakin kompetitif. Otoinfo

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:BYDDiler MobilEkspansi BYDkerjasama bisnisMobil ListrikNew Energy HoldingsPasar OtomotifStrategi BisnisTasco AutoVietnam
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Suzuki Skywave 250cc Skutik Mewah dengan Performa Bertenaga
Product

Suzuki Skywave 250cc Skutik Mewah dengan Performa Bertenaga

By Dimas Fauza
01/01/2024
HeadlineRacing

MPM Berikan Kado Akhir Tahun Kepada Konsumen Setia Honda, Hemat Hingga Jutaan Rupiah

By otoinfo
17/12/2019
Rahasia Terungkap! Honda Vario CBS 125 2024 Elegan, Modern, dan Performa Maksimal!
Product

Rahasia Terungkap! Honda Vario CBS 125 2024: Elegan, Modern, dan Performa Maksimal!

By Bakti Nugroho
15/01/2024
Daftar Harga Honda PCX 150 Baru dan Bekas 2023
Product

Daftar Harga Honda PCX 150 Baru dan Bekas 2023

By otoinfo
06/11/2023
Marquez Tidak Bersalah! Ducati Mengklarifikasi Eksodus Pembalap
Headline

Marquez Tidak Bersalah! Ducati Mengklarifikasi Eksodus Pembalap

By Oktavian Khairul
04/07/2024
Keunggulan Honda ADV 350 2024 Skutik Adventure Premium yang Siap Menggebrak Pasar Indonesia!
InfoProduct

Keunggulan Honda ADV 350 2024 Skutik Adventure Premium yang Siap Menggebrak Pasar Indonesia!

By Isdiyanti
19/06/2024
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?