Otoinfo.id – Pembalap LCR Honda, Johann Zarco, kembali melontarkan kritik pedas terhadap performa motor Honda RC213V. Zarco menyatakan bahwa DNA motor tersebut harus diubah jika Honda ingin meningkatkan performanya.
Menurutnya Honda harus keluar dari kebiasaan lamanya. Pasalnya, Zarco merasa frustrasi karena selalu finis di bagian belakang dalam beberapa balapan terakhir. Dia menilai bahwa hanya mencari penyebab grip belakang tidak akan menyelesaikan masalah.
“Itu tak akan banyak berubah di saat ini…Saat ini, hanya beberapa tes untuk mendapatkan informasi mengenai bagaimana kami bisa menangani grip ban belakang,” ungkap Zarco dari Crash.net.
“Tapi, ada masalah yang lebih besar, seperti dari dasar dari motor, dari jantung motor. Oke, jantungnya adalah mesin dan saya tak bermaksud itu mesinnya, tapi maksud saya adalah DNA dari motor harus berubah untuk memberi kami kesempatan kedua,” lanjutnya.
Pastinya, permintaan Zarco agar DNA motor RC213V diubah merupakan sebuah langkah berani. Dia berharap Honda mau mendengarkan masukannya dan melakukan perubahan besar pada motor tersebut.
