Otoinfo – Yamaha meluncurkan Yamaha Aerox Connected di Indonesia. Motor matik sporty ini menawarkan sejumlah perubahan, termasuk revisi desain, penambahan fitur konektivitas, dan peningkatan performa mesin. Bagaimana sebaiknya kita menilai motor ini? Mari kita teliti kelebihan dan kekurangannya.
Kelebihan all new Yamaha Aerox Connected
- Desain Sporty yang Dinamis: Desain Aerox memadukan konsep motor sport dengan kenyamanan matik. Dengan lampu depan LED yang stylish, bodi full fairing, dan lampu belakang minimalis, Aerox menonjolkan DNA sporty-nya.
- Fitur Konektivitas: Aerox Connected dilengkapi fitur konektivitas yang memungkinkan pengguna terhubung dengan smartphone melalui aplikasi Y-Connect. Fitur ini memberikan notifikasi telepon, pesan, email, informasi konsumsi bahan bakar, lokasi parkir, dan bahkan fitur rank untuk kompetisi jarak tempuh.
- Mesin Bertenaga: Dengan mesin baru Total New Engine Blue Core berkapasitas 155 cc, teknologi Variable Valve Actuation, dan peningkatan output, Yamaha Aerox menghadirkan performa lebih bertenaga dengan tenaga maksimal 15,1 daya kuda dan torsi 13,9 Nm.
- Peningkatan Volume Tangki BBM: Volume tangki bahan bakar Aerox meningkat menjadi 5,5 liter, memungkinkan pengendara untuk berkendara lebih jauh tanpa perlu sering mengisi bahan bakar.
- Ban Gambot dengan Tubeless: Kaki-kaki Aerox dilengkapi dengan ban depan dan belakang yang lebar, meningkatkan stabilitas dan tampilan sporty. Ban tubeless juga memberikan keamanan lebih saat terkena benda tajam.
- Fitur Tambahan: Aerox hadir dengan berbagai fitur tambahan, seperti desain LCD Speedometer baru, handlebar switch control, dermaga pengisian gawai 12 volt, Stop Start System, Smart Motor Generator, lampu hazard, dan untuk varian tertinggi, ABS 1-channel dan teknologi Smart Key.
Kekurangan
- Rem Belakang Tromol: Meskipun Aerox memiliki power-to-weight ratio terbaik, rem belakang masih menggunakan tromol, sedangkan kompetitor sekelas sudah mengadopsi rem cakram untuk performa lebih baik.
- Suspensi Belakang Tidak Disetel Preload: Suspensi belakang Aerox, meski menggunakan suspensi tabung pada varian Connected ABS, tidak dilengkapi penyetelan preload, menyebabkan beberapa pemilik mengeluhkan keempukan suspensinya.
- Ruang Akomodasi Terbatas: Kompartemen penyimpanan Yamaha Aerox Connected terbatas dengan hanya dua ruang, bagasi utama dan laci di sisi kiri dek. Laci kiri memiliki volume kecil, tidak cukup untuk menyimpan perangkat besar seperti smartphone atau power bank.
- Dermaga Isi Baterai Tidak Praktis: Meskipun dilengkapi dengan dermaga pengisian baterai, pengguna masih memerlukan adaptor tambahan, dan saat berkendara, smartphone tidak dapat diletakkan di laci depan tanpa aksesori tambahan.
- Tanpa Traction Control System (TCS): Aerox tidak dilengkapi fitur keselamatan aktif Traction Control System, mungkin karena absennya rem belakang cakram. Fitur ini bisa menjadi pertimbangan bagi pengendara yang mengutamakan keselamatan.
Yamaha Aerox Connected menawarkan desain sporty, fitur konektivitas, dan performa mesin yang memukau. Namun, beberapa kekurangan seperti rem belakang tromol dan suspensi yang kurang nyaman mungkin perlu dipertimbangkan oleh calon pembeli. Pilihan untuk membeli motor ini tergantung pada kebutuhan pengendara yang mengutamakan gaya dan koneksi digital. Otoinfo.






