Otoinfo – Apakah Anda penggemar motor cruiser yang memiliki desain klasik dan elegan? Jika ya, Anda mungkin sudah familiar dengan merek motor legendaris seperti Harley-Davidson, Triumph, atau Royal Enfield.
Namun, apakah Anda tahu bahwa ada motor cruiser yang mirip dengan Harley-Davidson, namun dengan harga yang lebih terjangkau? Motor tersebut adalah Honda Phantom 200, sebuah motor cruiser yang diproduksi oleh Honda Thailand.
Apa itu Honda Phantom 200?
Honda Phantom 200 adalah motor cruiser yang memiliki desain retro dan kustom. Motor ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2002, dan sempat dipasarkan di Indonesia pada tahun 2004.
Namun, karena kurang diminati oleh pasar Indonesia, motor ini akhirnya tidak diproduksi lagi di Indonesia. Namun, motor ini masih diproduksi dan dipasarkan di Thailand, dan bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp 30 jutaan.
Bagaimana Spesifikasi Honda Phantom 200?
Honda Phantom 200 memiliki spesifikasi yang cukup menarik untuk ukuran motor cruiser. Berikut adalah beberapa spesifikasi utama dari motor ini:
- Mesin: 4-tak, SOHC, 2 silinder, 196,9 cc, pendingin udara
- Tenaga: 16,1 hp pada 8.500 rpm
- Torsi: 15,3 Nm pada 6.500 rpm
- Transmisi: 5 percepatan
- Rangka: baja
- Suspensi depan: teleskopik
- Suspensi belakang: ganda
- Rem depan: cakram
- Rem belakang: tromol
- Ban depan: 100/90-19
- Ban belakang: 170/80-15
- Kapasitas tangki: 14 liter
- Berat kosong: 152 kg
Apa Kelebihan dan Kekurangan Honda Phantom 200?
Honda Phantom 200 memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda ketahui sebelum membelinya. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Kelebihan
- Desain yang keren dan mirip dengan Harley-Davidson, cocok untuk Anda yang suka tampil beda dan bergaya
- Mesin yang bertenaga dan responsif, mampu memberikan akselerasi yang cukup cepat dan stabil
- Handling yang nyaman dan mudah, berkat suspensi yang empuk dan ban yang lebar
- Konsumsi bahan bakar yang irit, sekitar 30 km/liter
- Harga yang terjangkau, sekitar Rp 30 jutaan, jauh lebih murah dibandingkan dengan motor cruiser lainnya
2. Kekurangan
- Ketersediaan suku cadang yang sulit, karena motor ini tidak diproduksi lagi di Indonesia
- Pajak yang tinggi, karena motor ini masuk kategori motor impor
- Perawatan yang rumit, karena motor ini memiliki banyak komponen kustom yang harus disesuaikan
- Kapasitas tangki yang kecil, hanya 14 liter, sehingga harus sering mengisi bensin
- Fitur yang minim, tidak ada speedometer digital, lampu LED, atau sistem pengereman ABS
Bagaimana Cara Mendapatkan Honda Phantom 200?
Jika Anda tertarik untuk memiliki Honda Phantom 200, Anda bisa mencarinya di beberapa tempat, seperti:
- Dealer resmi Honda Thailand, jika Anda berada di Thailand atau mau mengunjungi Thailand
- Toko online yang menjual motor impor, seperti Bukalapak, Tokopedia, atau Shopee
- Komunitas atau forum pecinta motor cruiser, seperti Phantom Riders Indonesia, Cruiser Indonesia, atau Kaskus
- Pameran atau bazar motor bekas, seperti IIMS, GIIAS, atau Jakarta Fair
Namun, sebelum membeli Honda Phantom 200, Anda harus memperhatikan beberapa hal, seperti:
- Surat-surat kendaraan, pastikan lengkap dan sesuai dengan nomor rangka dan mesin
- Kondisi mesin, pastikan tidak ada kebocoran, kerusakan, atau modifikasi yang berlebihan
- Kondisi bodi, pastikan tidak ada karat, penyok, atau cat yang mengelupas
- Kondisi kelistrikan, pastikan tidak ada korsleting, lampu yang mati, atau aki yang soak
- Kondisi ban, pastikan tidak aus, bocor, atau pecah
Honda Phantom adalah motor cruiser yang memiliki desain mirip dengan Harley-Davidson, namun dengan harga yang lebih terjangkau. Motor ini memiliki spesifikasi yang cukup menarik, mesin yang bertenaga, dan handling yang nyaman.
Namun, motor ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti ketersediaan suku cadang yang sulit, pajak yang tinggi, perawatan yang rumit, dan fitur yang minim.
Jika Anda ingin membeli motor ini, Anda bisa mencarinya di dealer resmi Honda Thailand, toko online, komunitas, atau pameran motor bekas. Namun, Anda harus memperhatikan surat-surat, kondisi mesin, bodi, kelistrikan, dan ban sebelum membelinya. Otoinfo
