Otoinfo – Mengangkat tirai kenangan era 2007 hingga 2011, Suzuki Skywave 125 menciptakan gebrakan di dunia skutik Indonesia dengan desain yang mencuri perhatian. Namun, tahukah Anda bahwa di balik gemerlap Skywave 125, Suzuki juga merilis varian yang lebih megah dan bertenaga, yakni SSuzuki Skywave 250cc Mari kita telaah lebih dalam mengenai skutik mewah ini yang berhasil mengukir namanya dalam sejarah otomotif Indonesia.
Suzuki Skywave 250cc Megah dan Mewah
Saat Suzuki Skywave 250cc memasuki panggung, perbedaannya dengan saudaranya yang berkapasitas 125cc begitu mencolok. Bodi yang besar, bergaya big skutik Eropa, seolah menjadi canvas bagi desain yang menonjolkan nuansa kemewahan. Headlamp yang besar, selain memberikan penerangan optimal, juga menampung lampu sein di ujung kanan dan kiri, menambah kesan elegan pada desainnya.
Namun, daya tarik sejati Suzuki Skywave 250cc terletak pada konsep touring yang diusungnya. Dengan windshield jumbo yang melengkapi headlamp, motor ini jelas ditujukan untuk pengendara yang gemar menjelajahi jarak jauh. Keleluasaan berkendara jarak jauh semakin diperkuat oleh bentuk jok yang berundak dengan sandaran pinggang bagi kedua penumpangnya, memberikan kenyamanan maksimal selama perjalanan.
Performa dan Spesifikasi yang Mengesankan
Jika melihat spesifikasi teknisnya, mesin satu silinder Suzuki Skywave 250cc dengan bore 73,0 mm dan stroke 59,6 mm terbukti mampu memberikan tenaga yang cukup bertenaga, meski bobotnya mencapai 166 kg. Penggunaan pelek 13 inci di depan dan belakang, dibalut ban berukuran 110/90 di depan dan 130/70 di belakang, menambah kesan kokoh pada motor ini.
Namun, meskipun memiliki performa yang impresif, dimensinya yang besar (2.260 mm x 765 mm x 1.365 mm) membuatnya kurang praktis untuk digunakan di perkotaan. Harganya yang mencapai Rp 74 jutaan pada tahun 2007 juga menjadi pertimbangan konsumen.
Spesifikasi Suzuki Skywave 250cc
Berikut adalah spesifikasi teknis dari Suzuki Skywave 250cc:
- Tipe mesin: 4-langkah, 1 silinder
- Panjang keseluruhan: 2.260 mm
- Lebar keseluruhan: 765 mm
- Tinggi keseluruhan: 1.365 mm
- Wheel base: 1.590 mm
- Berat kosong: 166 kg
- Diameter x langkah: 73,0 mm x 59,6 mm
- Kapasitas silinder: 269 mm
- Karburator: Keihin CVK30, tunggal
- Sistem starter: Elektrik
- Sistem pelumasan: Perendaman oli
- Kapasitas tangki: 13 liter
- Pemindahan gigi: V-belt otomatis
- Suspensi depan: Teleskopik, pegas ulir, bantalan oli
- Suspensi belakang: Pegas berlengan penghubung
- Rem belakang dan depan: Cakram
- Ban depan: 110/90-13 m/c 55p
- Ban belakang: 130/70-13 m/c 63p
Meskipun mesin satu silinder ini memberikan tenaga yang cukup, dimensi besar motor (2.260 mm x 765 mm x 1.365 mm) membuatnya kurang praktis untuk digunakan di perkotaan. Harganya yang mencapai Rp 74 jutaan pada tahun 2007 juga menjadi faktor penentu dalam daya tarik konsumen. Otoinfo
